Selasa, 19/08/2008 14:30 WIB
Iklan SBY Pakai Pidato Soekarno untuk Jawab Kekhawatiran
Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta -
Partai Demokrat (PD) mulai melakukan kampanye untuk menghadapi Pemilu 2009. Tentu saja wajah SBY dipasang dalam iklan tersebut. Salah satu materi iklannya mengutip pidato Presiden Soekarno.
Iklan yang dimuat oleh Kompas, Selasa (19/8/2008) ini, memakan setengah halaman muka bolak-balik. Istilah iklan jenis itu adalah
flap-ads. Salah satu materi iklan PD tersebut memuat Pidato Kenegaraan Presiden Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1957 silam.
Pidato presiden pertama RI ini berisi tentang keprihatinannya terhadap kondisi bangsa. "Akan tenggalamkah kita, saudara-saudaraku? Akankah Indonesia mulai runtuh dan ambruk?" bunyi sebagian pidato tersebut.
Di bagian bawah pidato Soekarno itu, terdapat kata "Tidak" dengan ukuran besar. Selanjutnya, pidato SBY pada 16 Agustus 2007 diletakkan tepat di bawahnya. SBY dalam pidatonya itu menegaskan kalau Indonesia saat ini masih tetap berdiri.
"Hari ini, kita bersama-sama menyaksikan negara kita, Indonesia masih tetap tegak berdiri dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote..." demikian pidato SBY.
Fox Indonesia yang dipercaya PD untuk menggarap iklan tersebut menjelaskan kalau pidato Soekarno saat itu terjadi saat Indonesia sedang bergejolak hebat. Tidak sedikit pihak yang percaya kalau Indonesia akan terpecah belah karena banyaknya konflik yang bermunculan pasca kemerdekaan.
"Makanya Soekarno bertanya kepada rakyatnya, apakah negara ini akan tenggelam," kata CEO Fox Indonesia Choel Mallarangeng kepada
detikcom, Selasa (19/8/2008).
Pidato SBY dianggap Choel untuk menjawab kekhawatiran akan terjadi perpecahan pada bangsa Indonesia. "Pidato itu untuk menjawab kekhawatiran rakyat," tegasnya.
Choel menilai, kondisi bangsa Indonesia saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan masa sebelumnya. Bagi adik kandung Rizal Mallarangeng ini, tidak ada presiden Indonesia yang benar-benar mampu menyelesaikan persoalan bangsa selain SBY.
"Lihat di Aceh, Poso, Papua, konflik sudah reda semua," katanya.
(mok/nrl)
Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).