Selasa, 05/08/2008 11:15 WIB
Capres PhD
Golkar Tidak Mau Pusing dengan Titel
Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta -
PKS mengharuskan syarat gelar PhD bagi kadernya yang ingin mencalonkan presiden. Bagaimana dengan Partai Golkar? Apakah partai berlambang pohon beringin ini mengikuti PKS?
"Tidak. Saya pikir kompetensi seorang presiden bukan dari titel, tapi dari kepemimpinan dia," ujar Wakil Sekjen Partai Golkar Rully Chairul Azwar kepada detikcom, Selasa (5/8/2008).
Menurut Rully, Golkar telah mempunyai kriteria tersendiri tentang capres yang akan mereka usung nanti. Namun, proses pencarian akan terus berlangsung, termasuk meminta pendapat langsung dari masyarakat.
"Kita sudah punya kriteria dan mekanisme rekrutmen presiden sesuai Rapim 2007. Kita juga memutuskan berdasarkan hasil survei," ujarnya.
Golkar, lanjut Rully, tidak mau dipusingkan dengan titel dan non-titel. Yang penting, capres yang akan diusung Golkar kelak benar-benar dicintai rakyat.
"Titel atau tidak titel tak jadi masalah. Intinya rakyar menghendaki dia. Kita tidak mensyaratkan seperti itu," pungkasnya.
(anw/nwk)
Baca juga :
SMS Iklan
for sale jalan dago bandung luas 3000 m2 harga 45 milyar nego. (+62818430085)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).