Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 05/08/2008 11:15 WIB
PPP Tidak Ikut-Ikutan Syarat Capres PhD
Hestiana Dharmastuti - detikNews

Jakarta - Titel PhD bukan jadi patokan PPP menentukan capres 2009. Capres bergelar PhD belum tentu bisa menjadi pemimpin nasional.

"PhD itu pakar di bidang tertentu, belum tentu dia pakar dalam memimpin dan menyelesaikan masalah bangsa," kata Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfidz kepada detikcom, Selasa (5/8/2008).

Menurut dia, gelar pendidikan tidak menjadi parameter yang signifikan dalam menentukan capres 2009. Sebab, banyak parameter lain yang akan digunakan untuk memilih pemimpin nasional.

"Jumlah PhD masih terbatas, S3 yang minat di bidang politik juga terbatas. Jadi jangan mengurung persaingan dengan kriteria yang tidak terjangkau," ujarnya.

Dikatakan Irgan, partai berlambang Ka'bah tidak menetapkan syarat khusus bagi capres yang bakal diusungnya nanti.

"Penduduk kita kan rata-rata tamatan SMA, itu bisa menjadi kriteria. Selain itu  sehat jasmani rohani, punya konsep, tidak korupsi, peduli terhadap rakyat, negarawan, dan punya pengalaman rekam jejaknya," papar Irgan.

Irgan juga menilai syarat capres PhD terkesan untuk menjegal capres lain. "Saya menangkap ada kesan itu (menjegal capres lain). Jadi  Tampillah secara terbuka, dan adil," tutur dia.

(aan/asy)
Komentar terkini (18 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

for sale jalan dago bandung luas 3000 m2 harga 45 milyar nego. (+62818430085)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).