Jumat, 25/07/2008 17:25 WIB
Yenny: Langkah Menkum HAM Jauh dari Kewenangannya
Didit Tri Kertapati - detikNews
Irwan Nugroho/detikcom
Jakarta -
Yenny Wahid kesal digusur dari jabatan Sekjen PKB berdasarkan keputusan Menkum HAM Andi Mattalatta. Menurut Yenny, keputusan tersebut kasarnya melebihi zaman Orba.
"Menkum HAM melakukan langkah-langkah yang jauh dari kewenangannya. Demokrasi telah dikebiri dengan adanya kemandirian partai yang dicederai oleh eksekutif. Eksekutif sekarang lebih kasar dari Zaman Orba," ujar Yenny.
Hal itu disampaikan Yenny dalam jumpa pers di Kantor DPP PKB Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2008).
Menurut Yenny, putusan MA yang menolak kasasi dan diperkuat dengan putusan Menkum HAM merupakan usaha untuk menggusur Gus Dur.
"Pangkal mulanya adalah upaya-upaya untuk melakukan kooptasi kepada PKB dengan cara menyingkirkan Gus Dur. Dengan putusan MA kemarin dan yang dilakukan Andi Mattalatta sudah berhasil!" cetus Yenny.
Untuk itu Yenny menyatakan, pihaknya sudah menggugat Menkum HAM. "Kalau kami tidak protes tanpa ada tindakan politik dari kami, maka akan bahaya sekali. Kalau orang seperti Gus Dur saja bisa diperlakukan seperti ini, bagaimana dengan orang-orang yang di desa. Mereka akan diperlakukan seperti ini," tandas Yenny.
(nik/iy)
Baca juga :
SMS Iklan
paket promo pembuatan website & toko online rp 500 ribu gratis 1 tahun domain & hosting hub: www.suryamalam. com (+6281519544447)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).