Rabu, 23/07/2008 13:48 WIB
PKS: Regenerasi Pemimpin Nasional Keniscayaan Sejarah
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar -
Regenerasi kepemimpinan nasional adalah sebuah keniscayaan sejarah. Sebab 60 persen populasi penduduk Indonesia berusia antara 17 hingga 45 tahun.
Hal tersebut diungkapkan Sekjen PKS Anis Matta dalam jumpa pers penutupan Mukernas PKS di Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (23/7/2008).
"Lebih dari 80 persen caleg PKS berusia di bawah 50 tahun, malahan ada yang berusia 26 tahun. Hal ini bisa jadi nanti di DPR tidak akan terlihat lagi anggota DPR yang tertidur saat sidang," ujar Anis.
Namun demikian, sambung Anis, hal ini tidak berarti PKS sudah memilik calon yang akan diusung pada Pilpres 2009. Hal tersebut akan ditentukan setelah pemilu legislatif.
"Kalau misalkan perolehan suara kami kurang, kita akan melihat nanti di tahun 2009 siapa yang akan kami dukung," ujar Anis.
Namun yang jelas, sambung Anis, pilihan PKS tidak didasarkan pada figur tertentu. Pemilihan calon lebih ditentukan oleh faktor determinasi partai.
"Tidak penting siapa tokohnya, yang penting timnya," tukas Anis.
Jaring 100 Caleg
Anis juga menjelaskan, dalam Mukernas ini PKS akan menjaring 100 orang sebagai caleg. Nama-nama caleg ini akan diumumkan pada 28 Oktober mendatang.
"Kami tidak mau menyebut hal ini sebagai konvensi, hanya sekadar fit and proper test," tutur Anis.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua FPKS DPR Mahfudz Sidik menambahkan, seratus tahun kebangkitan nasional bagian dari proses memunculkan pemimpin muda. Terkait hal itu, PKS akan berkomunikasi dengan elemen-elemen masyarakat sipil, masyarakat ekonomi dan politisi.
"Jika PKS menang 20 persen (dalam pemilu legislatif), kami akan memilih 1 dari 100 tokoh tersebut," ujar Mahfudz.
(djo/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).