Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 16/07/2008 22:04 WIB
RSCM Anggap 26 Pasien yang Diusir Tidak Berhak Menginap
Indra Subagja - detikNews

Foto: pdpersi.co.id
Jakarta - 26 Pasien diusir pihak RSCM. Tapi pihak rumah sakit justru menganggap tindakannya sudah sesuai prosedur dan aturan. Alasannya pasien-pasien itu hanya menjalani rawat jalan saja.

"Mereka tidak berhak untuk menginap. Mereka itu pasien yang sudah masuk rawat jalan," kata staf humas RSCM Nata Sudrajat saat dihubungi via telepon, Rabu (16/7/2008).

Dia melanjutkan pada umumnya pasien itu berasal dari daerah yang tengah menjalani kemoterapi, pengobatan penyakit kanker. Dan karena keterbatasan biaya, pasien-pasien itu memilih tidak pulang ke rumah, dan untuk sementara menumpang di RSCM.

"Mereka itu pasien Gakin. Karena kasihan, untuk sementara kita biarkan menempati ruangan, bangsal yang kosong. Mereka tidur di selasar-selasar, memakai tikar. Kalau memang pasien rawat inap mana mungkin memakai tikar?," tambahnya.

Namun karena sudah waktunya untuk dilakukan pembangunan, pihak RSCM lantas mengosongkan Gedung B dan memindahkan pasien rawat inap ke Gedung A.

"Gedung B itu akan dibangun untuk perawatan berkelas internasional, sesuai amanat pemerintah. Agar orang Indonesia tidak pergi ke luar negeri untuk berobat," ujarnya.

Lalu adakah solusi untuk pasien yang terusir itu? "Kita ada memang rumah singgah, tapi itu sudah penuh kapasitasnya hanya 90-an orang. Dan tidak mungkin menampung pasien rawat jalan," tandasnya tanpa memerinci lebih jauh.(ndr/irw)
Komentar terkini (22 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

hanya dengan 4,5 jam atau 3x ketemu, insyaallah bisa baca al-quran. segera hubungi ust. umar: 021-93698094/08 179158242 (+628179158242)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).