Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 09/07/2008 09:48 WIB
Pramuka Harusnya Tak Izinkan Ekspedisi Mc Kinley
Gunawan Mashar - detikNews

Jakarta - Ekspedisi Tunas Indonesia tidak diawali dari penjajakan dan riset yang dalam. Di proposal ekspedisi hanya mencantumkan data-data yang diambil dari internet.

"Awal-awal saya lihat proposalnya, saya malu. Risetnya hanya dari internet, seharusnya ada penjajakan terlebih dahulu, minimal ada kesan dulu terhadap tempat yang mau didatangi," ujar Don Hasman, mantan penasehat ekspedisi Tunas Indonesia yang mengundurkan diri lantaran menganggap tim ini tidak layak untuk berangkat, ketika dihubungi detikcom, Rabu (9/7/2008).

Menurut Don, sebuah ekspedisi yang baik malah harus juga dilengkapi dengan kepustakaan yang lengkap, dan banyak bertanya ke orang-orang yang pernah ke lokasi itu. "Setelah semua itu lengkap dan dalam, baru disimulasikan," ujar Don, pendaki senior yang pernah mendaki sejumlah gunung di Eropa, Afrika dan Asia.

Don, menggambarkan saking tidak siapnya tim ini, proposalnya beberapa kali berganti. "Itu proposalnya beberapa kali berganti. Nama ekspedisinya juga berubah-ubah," ucap Don.

Nama awal ekspedisi ini adalah Ekspedisi Tunas Indonesia, setelah itu berubah lagi menjadi Ekspedisi Indonesia Bangkit 2007-2008 ke Vinson Massif. Namun di situs Pramuka, masih tercantum nama Ekspedisi Tunas Indonesia.

"Setahu saya, diakhir-akhir berubah lagi," jelas Don Hasman.

Pendaki senior ini juga menyayangkan pihak pramuka yang tetap mengijinkan tim ini berangkat. "Nggak tau apa motivasinya. Apa terlalu percaya, atau supaya penasehatnya yang lain bisa jalan-jalan," tuding Don Hasman.

Sekadar diketahui, 3 orang penasehat dari ekspedisi ini mengundurkan diri lantaran menganggap tim ini belum pantas untuk berangkat. Mereka antara lain; Don Hasman, Dondy Rahardjo, dan Oktav. (Lihat foto: Pungkas Tri Baruno).(gun/fay)
Komentar terkini (8 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

hanya dengan 4,5 jam atau 3x ketemu, insyaallah bisa baca al-quran. segera hubungi ust. umar: 021-93698094/08 179158242 (+628179158242)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).