Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 04/07/2008 11:29 WIB
Terputus Sejak 1949, Penerbangan Langsung Cina-Taiwan Dibuka
Arfi Bambani Amri - detikNews
Taoyuan - Sejak Perang Saudara Cina, penerbangan langsung antara Cina daratan dengan Taiwan terputus. Hari ini, pertama kali sejak 6 dekade lalu, dibuka penerbangan langsung.

Era baru 'dua' Cina ini dibuka dengan penerbangan The China Southern Airlines yang menggunakan pesawat Airbus A330 dari Guangzhou. Pukul 08.05 waktu setempat atau 07.05 WIB, Jumat (4/7/2008), pesawat yang membawa sekitar 100 turis Cina itu sukses mendarat di Bandara Taoyuan, Taipei.

Pendaratan bersejarah ini disambut dengan tarian barongsai. Tarian ini juga akan dilakukan menyambut pesawat kedua dari Cina yang mendarat di Bandara Songshan, Taipei, pukul 08.30 waktu setempat yang membawa 202 penumpang. Lalu mereka akan dijamu dengan makan malam yang difasilitasi Biro Pariwisata Taiwan.

"Ini momen sakral. Kedua pihak bersebelahan di selat seperti anggota satu keluarga," ungkap Dirut The China Southern Airlines, Liu Shaoyong, yang mempiloti sendiri pesawat langsung dari Guangzhou.

Penerbangan langsung ini merupakan hasil dari janji Presiden baru Taiwan, Ma Ying Jeou, yang berjanji akan meningkatkan hubungan dengan Cina daratan setelah terpisah sejak 1949.

Hari ini, lebih dari 700 warga negara Cina yang tergabung dalam 26 grup tur tiba dari Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan 2 kota lainnya. "Hari ini sebuah permulaan baru dalam sejarah pertukaran antara kedua belah pihak," kata Direktur Badan Hubungan Cina-Taiwan, Wang Yi, di Beijing.

Penerbangan ini bukan saja dari Cina ke Taiwan. Pada pukul 07.30 waktu setempat, juga telah terbang pesawat pertama dari Taiwan ke Shanghai. "Saya gemetar untuk melakukan penerbangan pertama ke daratan," kata Zhou Wan Rong, Ketua Asosiasi Mahasiswa Chinghua University, Taiwan, kepada AFP.

Sejak terpisah pada 1949, Taiwan yang dikendalikan Kuomintang melarang perdagangan dan transportasi langsung dari Cina daratan. Namun di bawah presiden baru yang juga dari Partai Kuomintang, dibukalah babak baru.

Bulan lalu, kedua Cina itu menggelar pertemuan. Salah satu kesepakatan adalah membuka penerbangan langsung, mengakhiri transit di Hong Kong atau tempat lainnya. Total, akan ada 36 penerbangan langsung setiap minggu yang dilayani 6 maskapai Taiwan dan 5 maskapai di Cina daratan.

Hal lain, bank-bank Taiwan juga telah menerima mata uang Cina, menghilangkan pembatasan investasi Taiwan di Cina dan media-media Cina juga dibolehkan beroperasi di pulau kecil di selatan Cina itu.
(aba/nrl)
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

specialist website design & program, discount s/d 70%, gratis flash disk 2 gb & hp cdma. hub: 021-68853833-30 223272, hp: 08561072517 (+622127409413)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).