Berita Lain

Indeks Berita




Kamis, 22/05/2008 15:27 WIB
Gerakan Nasional Tidak Pilih Politisi Busuk Dideklarasikan
Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Menjelang Pemilu 2009 ini, kembali muncul kampanye untuk tidak memilih politisi busuk. Gerakan ini bertujuan mendesak parpol untuk mengajukan calon-calon wakil rakyat yang berintegritas.

"Gerakan ini sebagai wujud kekecewaan terhadap wakil rakyat yang sekarang. Kita nanti ke depannya tidak ingin memilih politisi busuk," cetus Teten Masduki, salah seorang inisiator gerakan ini, dalam deklarasi di Tugu Proklamasi, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta, Kamis (22/5/2008).

Deklarasi Gerakan Nasional Tidak Pilih Politisi Busuk (Ganti Polbus) ini diikuti sekitar seratus orang, baik tokoh masyarakat maupun LSM. Di hadapan patung Proklamator, Soekarno-Hatta, mereka menggelar orasi-orasi.

Tampak istri Munir, Suciwati, berada di atas panggung. Dengan mengenakan ikat kepala berwarna putih bertuliskan 'Ganti Polbus', Suciwati dengan bersemangat berorasi meminta masyarakat hati-hati memilih wakil rakyat dalam Pemilu.

Siapa saja yang menurut gerakan ini termasuk politisi busuk? Teten dan kawan-kawan belum bisa menjawab. Mereka baru akan melakukan riset dan melakukan rekam jejak ketika parpol-parpol resmi mengumumkan caleg-calegnya.

"Nggak semua (parpol diriset). Hanya calon-calon dari partai-partai yang memenuhi Electoral Threshold. Kira-kira ada 7, seperti PDIP, PKS, PAN dan PPP," jelas Teten.(aba/fay)
Komentar terkini (9 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

specialist website design & program, discount s/d 70%, gratis flash disk 2 gb & hp cdma. hub: 021-68853833-30 223272, hp: 08561072517 (+622127409413)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).