Berita Lain

Indeks Berita




Sabtu, 03/05/2008 19:25 WIB
Dicuekin Direksi, Pekerja AP I Niat Mogok di 6 Bandara
Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Sejak ancaman mogok kerja diutarakan Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SPAP I) 17 April 2008, belum ada tanggapan dari direksi AP I. Mereka masih berniat mogok di 6 bandara.

"Sejak niatan mogok kami utarakan 17 April 2008, sampai hari ini kami belum tahu kapan menajemen akan merespon permintaan kami," ujar Sekretaris Umum SPAP I Sulistiani kepada detikcom, Sabtu (3/5/2008).

Padahal, lanjutnya, pemerintah sudah turun tangan menyelesaikan permasalahan SPAP I ini. Depnakertrans, Dephub, dan Kementerian Negara BUMN sudah bertemu dengan direksi AP I dan SPAP I membuat perjanjian kerja bersama (PKB). Poin-poin dalam PKB itu sepakat akan diselesaikan paling lambat 21 April 2008.

"Tanggal 17 April 2008 kita diundang Depnakertrans lagi untuk ditanya perkembangannya menjelang batas 21 April. Tapi masih banyak yang tidak bisa terselesaikan, akhirnya kami declare mogok 17 April kepada manajemen," kata dia.

Mogok yang rencananya akan dilakukan 7-9 Mei 2008 ini, lanjutnya, direncanakan di 6 dari 13 bandara wilayah kerja AP I. Bandara itu adalah Makassar, Balikpapan, Biak, Manado, Ambon, Yogyakarta, dan di kantor pusat AP I di Kemayoran, Jakarta.

Namun, Sulistiani berharap agar direksi memenuhi permintaan SPAP I agar mogok urung dilaksanakan. "Sudah 31 tahun gaji kami mengikuti pola gaji PNS. Gaji PNS sudah naik tahun 2007 dan 2008. Kami masih ketinggalan. Dampaknya total take home pay (THP) dan pensiun sangat kecil dari PNS. Padahal AP I menyerahkan deviden sangat besar tiap tahun," kata dia.

SPAP I bahkan meminta dukungan dari para serikat pekerja BUMN yang ada.(nwk/gah)
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

specialist website design & program, discount s/d 70%, gratis flash disk 2 gb & hp cdma. hub: 021-68853833-30 223272, hp: 08561072517 (+622127409413)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).