Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 18/03/2008 10:50 WIB
Kemas Dicopot, SBY Harus Belajar Berani Seperti Hendarman
Muhammad Nur Hayid - detikNews
Jakarta - Pencopotan Jampidsus Kemas Yahya Rahman harus menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat negara termasuk Presiden SBY. Pencopotan itu akan memberi shock therapy untuk penegakan hukum dalam rangka membentuk pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN.

"Hendarman sudah tepat mencopot Jampidsus. Harusnya Presiden berani seperti itu. Bangsa ini akan maju nanti," kata Wakil ketua FPBR Ade Daud Nasution di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/3/2008).

Menurut Ade, pejabat negara harus berani mengambil tindakan tegas terhadap para penyelenggara negara yang melenceng dari tanggung jawab dan amanat yang diberikan. Ini sangat penting untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan seperti yang terjadi di Kejagung.

"Sebagai pejabat negara itu harus nothing to lose. Karena ia diberi amanat untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Kalau terkontaminasi kepentingan politik akibatnya akan tidak beres," ujarnya.

Jampidsus Kemas Yahya Rahman dan Direktur Penyidikan pada Jampidsus M Salim dicopot oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji pada Senin 17 Maret 2008. Kemas dan M Salim dicopot untuk menjaga kredibilitas Kejagung.v (ziz/nrl)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).