Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 05/02/2008 11:54 WIB
Jutaan Warga Cina Sambut Imlek Tanpa Listrik & Air
Rita Uli Hutapea - detikNews
Beijing - Gaung kemeriahan Imlek tahun ini cukup berkurang bagi jutaan warga Cina. Mereka terpaksa merayakan hari besar itu tanpa listrik dan air. Bahkan bagi sebagian orang, Tahun Baru Cina kali ini diliputi duka karena kehilangan orang-orang yang mereka cintai.

Semua itu akibat badai salju hebat yang melanda Cina. Ini merupakan badai salju terburuk di Cina dalam satu abad terakhir.

Kereta dan pesawat memang sudah mulai beroperasi setelah sempat terhenti selama beberapa hari. Namun kesengsaraan warga belum berakhir. Jaringan listrik dan air di kota-kota Cina masih terputus. Bahkan sejauh ini, 11 petugas teknisi listrik telah meninggal ketika mencoba menghidupkan kembali jaringan atau memecah es yang menutupi kabel-kabel dan lubang.

Namun itu belum apa-apa dibandingkan masalah lain yang lebih memusingkan kepala. Warga dibuat susah dengan meroketnya harga bahan-bahan makanan seperti beras dan sayuran.

"Makanan sekarang sangat mahal," keluh seorang pedagang bernama Xu Song seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (5/2/2008).

Masalah belum berhenti di situ saja. Warga Cina juga dipusingkan dengan terputusnya jaringan telepon di sejumlah wilayah. Padahal mereka harus mengetahui keberadaan anggota keluarga yang bekerja di kota lain dan berencana pulang ke kampung halaman sehubungan dengan hari libur Imlek yang dimulai Rabu, 6 Februari besok.

Zhang Dehua, yang menanti putranya di stasiun kereta api di Kota Kaili, telah menelepon anaknya itu beberapa hari lalu. Namun sejak itu, dia belum mendengar kabar dari putranya. "Saya harus menunggu sehari lagi dan mungkin sehari lagi," ujarnya sedih.

Sekitar 80 ribu komuter masih tertahan di stasiun KA di Guangzhou, ibukota Provinsi Guangdong akibat tidak beroperasinya sejumlah sarana transportasi. Jumlah itu sudah berkurang dibandingkan pekan lalu yang mencapai 800 ribu orang, saat badai salju menghantam dengan ganasnya.

Sejauh ini, sedikitnya 60 orang telah meninggal dalam badai salju tersebut. (ita/nrl)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).