Selasa, 17/06/2008 16:15 WIB
Ringtone Artalyta-Kemas Bisa Jadi Tren Lawan Korupsi
Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jakarta -
Percakapan Artalyta Suryani dan mantan Jampidsus Kemas Yahya Rahman dijadikan ringtone. Hal itu dinilai sebagai bentuk upaya masyarakat melawan korupsi.
"Nggak ada aturan untuk melarang. Apalagi sudah diperdengarkan di pengadilan. Itu bagian dari bentuk masyarakat yang sudah bosan dengan masalah korupsi. Bisa jadi tren," kata anggota Komisi III DPR Patrialis Akbar kepada detikcom, Selasa (17/6/2008).
Menurut dia, ringtone itu bisa dijadikan warning bagi para pejabat yang rawan disogok.
"Jadi orang akan hati-hati," ujar politisi PAN ini.
Percakapan Artalyta dan Kemas disadap KPK pada Sabtu 2 Maret 2008. Percakapan diungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor 11 Juni lalu. Rupanya, percakapan ini menarik minat sebagian masyarakat Makassar untuk menyimpannya dalam bentuk ringtone di ponsel.
(aan/nrl)
Baca juga :
SMS Iklan
jual mobil <over kredit> xenia li vvti family th 2008 bl 8 spt baru (+6281381344044)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).