detikcom



 

29/08/2007 10:03 WIB
Pengamat: Sosialisasi Kacau Pemicu Macet di Pintu Masuk JORR
Umi Kalsum - detikcom

Jakarta - Kemacetan yang terjadi di gerbang masuk Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) harusnya bisa dihindari jika sosialisasi disampaikan jauh-jauh hari, bukan hitungan jam.

"Kalau (sosialisasi) mepet, orang kan jadi nggak siap. Orang harus ngerogoh-rogoh uang lagi. Siapa tahu mereka hanya menyiapkan sesuai ongkos yang biasa mereka bayar," kata pengamat transportasi Agus Pambagyo kepada detikcom, Rabu (29/8/2007).

Agus menyesali sikap pemerintah yang terus mengulang kebiasaan lama, 'malas' memberikan sosialisasi jauh-jauh hari kepada pengguna jalan mengenai kebijakan baru yang diambil. Misalnya, kenaikan tarif atau penerapan sistem terbuka di JORR seperti sekarang ini.

"Persoalannya memang disosialisasi. Kasusnya selalu begini. Kalau dikasih tahu kan biar ngomel orang tetap bayar," katanya.

Minimnya sosialisasi ini, menurut Agus, karena pemerintah terlalu disetir investor jalan tol. Investor enggan dibebani biaya sosialisasi.

"Jadinya pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa. Saya sarankan pemerintah mencari jalan keluar mengatasi masalah ini (macet). Kalau begini terus tentu bakal ada perlawanan masyarakat," ujarnya.

Sebelum masalah yang terjadi di ruas Tol JORR ini diatasi, Agus meminta pemerintah menunda kenaikan tarif tol sebesar 20 persen yang akan diumumkan 31 Agustus nanti.
( umi / nrl )

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan Banner:
Elin Ultantina
Email : iklan@detiknews.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.520,526


SMS Iklan

xenia vvt-i dp 9jt, terios dp 13jt, sirion dp 9jt, granmax pu dp 4jt hub: (021) 70120789, 0818 494933 (622170120789)