Detik.com News
Detik.com

Selasa, 02/01/2007 10:42 WIB

KNKT Fokus Cari Black Box

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Penyebab jatuhnya Pesawat AdamAir dengan nomor penerbangan KI 574 masih belum diketahui. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memfokuskan mencari black box. "Cuaca memang tidak mendukung untuk penerbangan AdamAir. Fokus kita mendapatkan black box," kata Ketua KNKT Setio Rahardjo di Kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2007). Menurut Setio, KNKT hari ini akan membentuk tim untuk menangani musibah yang menimpa pesawat AdamAir Boeing 737-400. KNKT pun, lanjut Setio, pada pukul 05.30 WIB telah memberangkatkan 3 pegawainya beserta Direktur Jenderal Perhubungan Udara Mohammad Iksan Tatang. Pesawat AdamAir rute penerbangan Jakarta-Surabaya-Manado telah ditemukan jatuh di pegunungan Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. 12 Orang penumpang dilaporkan selamat, 90 orang tewas.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mly/bdi)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%