Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 22/12/2006 18:45 WIB
PDAM Akan Cek Semburan Air di Dekat Rel Porong
Budi Sugiharto - detikNews
Sidoarjo - Air tiba-tiba menyembur di Jl Raya Porong, Sidoarjo, cukup dekat dengan rel KA. Tanah di lokasi itu tiba-tiba menyembul 31 cm. Siapa yang tidak ngeri? Untuk memastikan air apa yang menyembur, PDAM mengerahkan teknisinya untuk menggali lokasi itu. Diduga, semburan air itu berasal dari pipa PDAM yang bocor. Dugaan ini disampaikan Dirut PDAM Surabaya M Selim. "Saya menduga semburan air itu berasal dari pipa PDAM yang pecah. Malam ini, teknisi kita akan menggali lokasi untuk memastikan penyebab semburan tersebut," kata M Selim saat dihubungi detikcom, Jumat (22/12/2006). Menurut dia, pipa PDAM yang diduga pecah itu berasal dari pipa Umbulan, Pasuruan. Indikasi ini terlihat dari keruhnya air yang melewati pipa tersebut. Padahal, sebelumnya airnya sangat jernih. "Kita sudah mencoba menutup pintu di pompa gempol dan hasilnya warnanya keruh," kata dia. Di lokasi semburan air itu, PDAM memiliki dua pipa. Yaitu, pipa Umbulan berkapasitas 100 liter per detik dan pipa Gempol berkapasitas 200 liter per detik. "Nah, agar pelanggan yang berada di sepanjang pipa tidak terganggu aliran airnya, maka kita sudah alihkan ke pipa Gempol itu," jelas Selim. Rencananya, malam ini teknisi PDAM akan menggali lokasi semburan itu. "Kami ingin memastikan apakah semburan air itu berasal dari pipa PDAM atau bukan. Tim kami sudah di lapangan," ujar Selim, yang saat dihubungi mengaku sedang berada di Jakarta. Pipa PDAM ini ditanam di tanah sedalam dua meter. Selim memperkirakan penggalian di lokasi semburan akan membutuhkan waktu 4-5 jam. Selim juga mengaku jauh-jauh hari pihaknya sudah mengirim surat kepada Timnas Lumpur untuk memberitahukan pemeriksaan pipa PDAM yang tertanam di Jl Raya Porong. "Namun, belum ada jawaban. Selain itu, trafiknya juga padat, sehingga belum bisa dilakukan," ujar dia. Dia mengusulkan agar pipa PDAM direlokasi, mengingat masih terjadinya semburan lumpur. "Ini berdasarkan pengalaman adanya penurunan tanah yang mengakibatkan meledaknya pipa gas Pertamina," ujar dia. (asy/sss)


GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).