Berita Lain

Indeks Berita


Rabu, 25/11/2009 11:56 WIB
Ujian Nasional Dilarang
Depdiknas Hargai & Akan Pelajari Putusan MA

Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Depdiknas masih mempelajari putusan Mahkamah Agung (MA) terkait penolakan kasasi pelaksanaan ujian nasional (UN). Depdiknas masih menunggu salinan putusan. ( ndr / asy )

Komentar terkini (6 Komentar)
Tomy, UN sama dg membolehkan kebohongan di kalangan pendidikan, anak di ksh kunci jwbn, anak di suruh kerjasm, penyelenggara UN berkompromi, anak yg mengencingi guru lulus, anak yg pandai tp lugu ndak lls, ap ini mau di biarkan berlanjut, ap negeri ini mau mencetak generasi pembohong
Tomy, UN sama dg membolehkan kebohongan di kalangan pendidikan, anak di ksh kunci jwbn, anak di suruh kerjasm, penyelenggara UN berkompromi, anak yg mengencingi guru lulus, anak yg pandai tp lugu ndak lls, ap ini mau di biarkan berlanjut, ap negeri ini mau mencetak generasi pembohong
Tomy, UN sama dg membolehkan kebohongan di kalangan pendidikan, anak di ksh kunci jwbn, anak di suruh kerjasm, penyelenggara UN berkompromi, anak yg mengencingi guru lulus, anak yg pandai tp lugu ndak lls, ap ini mau di biarkan berlanjut, ap negeri ini mau mencetak generasi pembohong
Dicky Paat, Kalau memang masyarakat umumnya menolak ujian Nasional..ya terimalah.. Kenapa Diknas mempertahankan itu..padahal sudah jelas sisi kelemahannya lebih banyak dari pada kelbihannya..Baik yang di programkan adalah Pemerataan Pendidikan Nasional.. Kalau sudah ok..baru boleh uji coba Pelaksanaan Ujian Nasional
kamikami, FB-er, mari kita dukung putusan MA soal UN ini, p Arief Rachman bilang mutu pendidikan itu penting, hanya UN itu tidak adil jadinya, kasihan anak-anak kita. Oi ...oknum di jajaran Depdiknas, mundur aja kalian yg gak becus, duit aja yg dipikirin, kekayaan aja yg kalian cari. Allahu Akbar !!
jagokelit, wahai petinggi depdiknas, sadarlah kalo yg anda urus ini bidang yg amat menentukan nasib negeri ini di masa depan. cobalah buka mata dan lihat realita, sudah merata kah mutu pendidikan di negara ini. berhentilah mengacak-ngacak pendidikan anak bangsa. kasihan anak2 indonesia diubek-ubek dng kurikulum sontoloyo.. sadar oy.. sadar.. dasar !.. kalo depdiknas tidak mematuhi putusan MA ini berarti GURUnya guru sudah mencontohkan pembangkangan, maka semua guru dan murid boleh mencontoh.. bangkang juga.
1


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).