Berita Lain

Indeks Berita


Senin, 23/11/2009 08:13 WIB
Temui KPK, Menkum HAM Tak Bicarakan Pengunduran Diri Bibit & Chandra
Shohib Masykur - detikNews

Jakarta - Sehari sebelum Presiden SBY menyampaikan sikap resminya terkait kasus Bibit-Chandra, Menkum HAM Patrialis Akbar menemui para pimpinan KPK. Namun Patrialis mengaku tidak membicarakan permintaan pemerintah agar Bibit dan Chandra mundur dari KPK seperti santer dikabarkan. ( sho / nrl )

Komentar terkini (47 Komentar)
DIN SAMSUDIN, Dua BAMBANG, Yudoyono dan Hendarso Danuri, sama2 SONTOLOYO dan GOMBAL MUKIYO
KING KONG PACITAN LEMOT, SUKA BASA-BASI, ....
Eddy Riyanto, Masalah hukum kok ada istilah win-win solution........waduh
W A N J A K T I, Kami mohon maaf atas kesalahpahaman RAKYAT yang mempertanyakan mengapa PERWIRA CERDAS seperti SBY tidak pernah menduduki JABATAN STRATEGIS dalam organisasi TNI. Tapi nyawa prajurit bukan sesuatu yang diobral dan dengan mudah dipasrahkan kepada KOMANDAN yang tidak punya jiwa kepemimpinan. Karena PRAJURIT TNI (bukan prajurit Bhayangkara) - sejatinya adalah bagian dari RAKYAT juga. Satu nyawa prajurit TNI adalah berharga untuk menjadi tumbal tindakan Komandan yang PERAGU.
Kompor Lalu sekarang dimana TNI? diam saja???
sakitjiwa Setuju banget, kalo komandan lamban, peragu, lemot, penakut..tiap tindakan dirapatkan dulu dibuat tim dulu..betapa banyak korban prajurit ya...
GeJuzz, Lha tujuan Buaya itu kan agar Bibit dan Candra Hamzah itu dipecat dr KPK, eh..kok malah PRESIDEN minta mereka mundur? itu sih bukan Win Win Solution, itu artinya tujuan Buaya sukses dan didukung oleh PRESIDEN. klo gitu akan lbh adil, klo SBY mundur jg. Piye toh Pak Presiden iki?
Menhum KAM, Enak juga rupanya ngomong sambil tidur dan ngeces. ZZhhhh....
COSMOLOGY, STUPIDITY is better kept secret than displayed....
harrier, Jadi ingat kata2 Susno, cicak kok mau melawan Si Bua Ya.
Tujuan Akhir, Ya Bibit dan Chandra mundur. Jadi skenario itu memang yang diinginkan SBY dari dulu.
Suwarno Mahmud, klu jadi bibit disuruh mundur kami mohon juga pak kaplro dan kejagung harus mundur klu tidak kami yang akan memundurkannya dengan power pople
1 2 3 4 5


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).