Berita Lain

Indeks Berita


Rabu, 18/11/2009 15:58 WIB
Rekomendasi Tim 8
SBY: Jangan Dorong Saya Ambil Langkah yang Bukan Wewenang Saya

Luhur Hertanto - detikNews

Jakarta - "Jangan pula saya sebagai Presiden didorong mengambil langkah yang bukan wewenang saya. Karena kalau saya lakukan, itu artinya saya melawan konstitusi," ujar SBY pasca penyerahan rekomendasi Tim 8. ( lh / nrl )

Komentar terkini (220 Komentar)
Aji Batara, kita jangan ikut -ikutan terjebak dengan muatan politik kepentingan,artinya tindakan SBY sudah sangat tepatdan cermat yang menyarankan kepada 2 institusi untuk menyelesaikan perkara Bibit Candra diluar pengadilan,artinya SBY menguji kembali kecermatan terhadap Kapolri Dan Jaksa Agung untuk secara arif mendudukan perkara ini, jika dikemudian hari kedua Institusi ini dengan kekuatan kunstitusi yang berlaku tetap mengantarkan perkara ini kepengadilan maka konsekwensi kedua institusi penegag hukum ini akan lebih terpuruk dimata publik jiga kenyataannya pengadilan memutus bebas terhadap kedua tersangka yang diajukan karna dinilai perkara ini sarat dengan rekayasa sudah barang tentu publik akan lebih ramai mendesak Presiden untuk segera memberhentikan pimpinan kedua institusi ini dengan tidak hormat bahkan tidak menutup kemungkinan publik juga meminta kepada SBY untuk memenjarakan yang bersangkutan, untuk menghindari hal ini terjadi tindakan presiden tidak meletakkan siapa benar dan siapa salah sudah sangat tepat dan ini adalah pencerminan sosok pemimpin yang istikomah yang tidak mudah terjebak oleh dorongan kebijakan politik. sehingga saya sangat menyesal kenapa saya dulu tidak memilih beliau pada pilpres 2009
suhardi rizal Bpk sby adalah sosok pemimpin yang arif dan bijaksana beliau tdk ingan menyelesaikan masalah dgn masalah beliau jujur dan bermartabat, sy bangga memilihnya
d, hayo sapa yg pilih SBY kmrn.. tanggung jawab loh hahaha.. makanya pilih pke hati nurani dong...jgn ngliat image terzolimi doang... yg bodoh emank rakyat kita neh...
makjang, nyesel milih SBY, plin-plan, ternyata dulu yang tegas itu bukan SBY-nya tapi JK-nya..
masyarakat hobi dibodohi, doyannya berita negatif, pikirannya cenderung negatif, kelakuannya dijamin negatif.
SBY, Jangan dorong saya ambil langkah yang TIDAK MENGUNTUNGKAN saya...
kukuruyuk dah gw bilang jangan dipilih masih dipilih juga .. begini nih jadinya ..
Nina, Edededeeeeee... sampeyan itu presiden apa bukan sih????? (gemessss banget mode: on)
gemes deh makanya baca berita jangan sepotong-sepotong biar gak gemes...
Anti Pembodohan, Banyak idiot disini..
Ikhwanul Halim, Oalaaaah! Ndhuwe mpresinden kok koyo ngene!
oraiso, HARUS BISA!!!!! atau nggak bisa? BISA! .... nggak.... bisa.... nggak... bisa.... nggak.... tokek KE LAUT AJA, DEH!
waddoohh, ha..ha..ha... korupsi memang sudah mengakar di negri kita semua saling menyalahkan....!!! seperti kata pepatah maling teriak maling, lebih baik introspeksi diri kita sendiri aja daaaahhhh. kalo tingkat kesadaran individu masing2 sudah maksimal baru lah indonesia bisa menjadi negara yang aman, tentram, sentosa dan raharja.....
Fei Ling presiden cina \"saya akan mengangkat 50 mentri kabinet. dan saya sudah menyediakan 51 peti mati. bila ada mentri saya yang korupsi maka setiap mentri sudah ada kamarnya. 1 peti lagi buat saya sendiri.\" presiden indonesia \"saya akan mengangkat 50 mentri. saya sediakan 1peti mati. bila ada mentri saya yang korupsi maka carilah 1 korban untuk menyelamatkan 50 nyawa. tapi 1 peti itu sudah pasti bukan punya saya.\"
Fei Ling presiden cina \"saya akan mengangkat 50 mentri kabinet. dan saya sudah menyediakan 51 peti mati. bila ada mentri saya yang korupsi maka setiap mentri sudah ada kamarnya. 1 peti lagi buat saya sendiri.\" presiden indonesia \"saya akan mengangkat 50 mentri. saya sediakan 1peti mati. bila ada mentri saya yang korupsi maka carilah 1 korban untuk menyelamatkan 50 nyawa. tapi 1 peti itu sudah pasti bukan punya saya.\"


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).