Berita Lain

Indeks Berita


Rabu, 11/11/2009 10:40 WIB
Skenario Kasus Antasari & Bibit - Chandra Terlalu Dipaksakan
Amanda Ferdina - detikNews

Jakarta - Ada kesamaan indikasi rekayasa antara kasus Antasari Azhar dan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Rekayasa itu jelas terlihat pada beberapa tuduhan yang terkesan terlalu dipaksakan. ( amd / iy )

Komentar terkini (15 Komentar)
Cicak mania, Pembunuhan balasannya di bunuh juga. Dan Fitnah lebih kejam dari pembunuhan.. Kalo gitu hukumannya bisa 2 kali hukum gantung nih...
Si Bengal, Jika terbukti,maka Institusi dan orang2 yang terlibat harus di bina apa dibinasakan? Tuman sech...
Go CICAk, Siapa ya DALANG semua ini.....ampun deh.. kog ga takut mati sih orang..malahan pada pesen kavling neraka ...
Presiden R.Indomie, Namanya juga cari nafkah.....wajarlah.... kalo ga bisa korupsi, ga kaya2.....
Anggo"DOR", Skenario dipaksakan??...hemmm...tidakla h..itu cuma kesaksian mereka aja... jgn diambil sbg bukti, jadikan gosip aj...nti mereka disuap 50 M juga adem ayem lagi... biar pengacara si BONGKARAN SITUPEANG yg atur dan menjelaskan bahwa tidak ad rekayasa kriminalisasi KPK, meskipun yg sesunguhnya ada rekayasa "Pembubaran" KPK.
edane_09, POLRI sudah terlambat.... POLRI telah Rusak Parah... Pecat Kapolri dan Hendarman... Kita mulai dari NOL lagi. Bersihkan tubuh penegak huum di negeri ini.. Selama ini mereka telah memakan uang haram yang diambil dari rakyat, karna kerja yang gak becus..
joko, Kalo mau jujur, cek aja semua kekayaan mantan polisi, sama gaji yg didapat selama kerja jadi polisi, anggap aja gaji yg kepake cuma 15 persen buat kebutuhan hidup, sisanya buat beli kekayaan. Sesuai ga ?
Cuih... Yang cek emang bisa jujur coy? kalau di suap juga gimana?
anggodo, ha..ha..ha......semuanya berhasil saya buat kacau balau
Polisi Gadungan, Waduh... Pak, dalam cerita ini yg jadi penjahat paling kakap adalah Kapolri sendiri dan para jagoan di sekelilingnya. Gmn bisa dibenahi?
Nicky de Fretes, Wah wah wah bukan main. Skenario penjegalan KPK yang dilakukan oleh para penegak hukum sudah sangat menyakiti hati rakyat. Saya pikir sudah saatnya Presiden mengambil langkah kongkret dengan menonaktifkan kapolri dan kejagung.
1 2


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).