Berita Lain

Indeks Berita


Jumat, 06/11/2009 17:27 WIB
Tim 8: Ada Apa dengan DPR Kok Tiarap
Ramadhian Fadillah - detikNews

Jakarta - Tim 8 mempertanyakan sikap parpol di DPR yang cenderung tidak mengikuti aspirasi masyarakat dalam kasus dugaan kriminalisasi pimpinan KPK. Media dan LSM justru lebih peka terhadap aspirasi yang bergejolak masyarakat. ( nal / iy )

Komentar terkini (47 Komentar)
Mualim, Tenang semua... RDP Komisi III sama Polri kemarin semua sudah diatur dan discenario sama BHD, makanya dibuat terbuka.. kalau yang sama KPK pasti tertutup, takut kalau rakyat makin tau kebusukan para Mafioso Kepolisian dan Kejaksaan.
oli, masalah blum disidangkan dah mulai ngatain yang lain.... kerja-kerja....yang nilai kan masyarakat pak anis
Angsukagoro, Nggak usah heran lihat guyonan ini bang, dari dulu sampai sekarang anggota DPR (Dibalik Penderitaan Rakyat) dan dari dulu yang kita lihat cuma "Ketoprak Humor" dari sekumpulan orang bodoh.
denkampret, Hahahahaha.....banyak bener polisi yang nulis komentar di detik.com.... disuruh atasan ya...??? Sama dong sama 50 mahasiswa yang demo bela Polisi tadi pagi. Pada dibayar berapa ya sama si Susno Dajjal dkk....???
Hey den goblok Gw bukan polisi n jgn loe kira smua koment d sini yg dukung polisi itu brasal dr anggota polisi..kmi adalah masyarakt berpikir pke otak tidk spt km yg mikir pke tai krn isi kpalamu tai smua..
iwan alamsyah, TIM 8 itu siapa..................ya pengacara bukan pakar hukum kalau demikian pasti bicaranya bukan fakta tapi katanya sumber.....bodohnya lagi diungkap dalam media.apa itu bukan cari popularitas...............tim 8 itu kumpulan pengacara yang mewakili sendiri..................kecua li bang todung aman bang amir, keduanya masih bagus dan intelek.............yang lainnya cari popularitas.
ternyata, DPR isinya orang urakan ugly udik cengengesan.
rakyat heran dengan DPR, Malang sekali rakyat Indonesia usai PEMILU 2009, DPR makin tidak berbobot dan semakin jauh dari rakyat... PEOPLE POWER SEMAKIN DEKAT!
chumist, entahlah . . . DPR entah mewakili suare siape . . .
Deny, Ya masak koruptor gak mbelain koruptor sih.. Kan mottonya sesama koruptor dilarang saling mendahului
CUKONG, Tiarapp, Ga usah terkejut, kalo nyangkut soal TUNJANGAN plus naik Gaji .... keras sekali suara DPR. Harga seorang DPR tuh murah, bisa dibeli... sama dengan pejabat hukum.. udah pengalaman sih beli harga diri DPR.
1 2 3 4 5


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).