Berita Lain

Indeks Berita


Kamis, 04/06/2009 20:31 WIB
Krisis Ambalat
Amien: Perang Sekali-kali Tidak Apa, Biar Sehat

Gede Suardana - detikNews

Denpasar - Provokasi angkatan bersenjata Malaysia di sekitar perairan Ambalat, Kalimantan Timur, tidak boleh dibiarkan terjadi berulangkali. Sebagai bangsa berdaulat, Indonesia harus mengambil tindakan tegas. ( gds / djo )

Komentar terkini (74 Komentar)
Pengamat, AR ini bicaranya tidak layak sebagai seorang tokoh dengan menyatakan , " Perang sekali-kali tidak apa, biar sehat". AR ini tahu enggak sih, kalau sampai terjadi perang, negara yang menang apalagi yang kalah, perekonomiannya akan hancur. Bukannya tambah sehat. Sangat pantas kalau AR ini dianggap sebagai seorang provokator, senang membuat kersehan2. Rekam jejak AR, dapat dilihat dari 1. awal mengangkat Gus Dur jadi presiden, dan lalu menjatuhkan, 2.. Membuat perpecahan ditubuh PAN, yang nota bene partai yang didirikannya.. 3. Membuat isu Boediono sebagai Neolib.dan sekarang 4. Membuat pernyataan : " Sekali-kali perang, biar sehat ". Pak AR, diseluruh dunia, perang selalu dihindari, ngak ada perang itu jadi sehat, hancur sudah pasti.Perang itu merupakan langkah terakhir, kalau sudah tidak ada jalan lain yang dapat dilakukan.Itupun diupayakan jangan sampai Indonesia menembak dulu Sekarang ini memang Malaysia sedang mancing2, biar kapal kita menembak dulu. Ini strategi Malaysia. Jika kita terpancing, maka kemungkinan besar Citra Indonesia dimata dunia akan buruk sekali. Bisa2 Ambalat, malah akan lepas.. Sebaiknya pak AR, kalau bicara dipikirkan matang2 dulu, anda oleh masyarakat dianggap sebagai seorang tokoh dan kata2 anda akan sangat mempengaruhi pikiran2 masyarat khususnya rakyat kecil.
BonarAmien, Kali ini Aku Setuju Ama Amien.......Malingsia.....Nega ra Kecil Gak Tau Diri.....TNI SIAAAAPPPP!!! GANYANG MALINGSIA!!! HANCURKAN NEGERI SOMBONG TSB!!! HIDUP TNI!!!HIDUP INDONESIA!!!!!MAJU TAK GENTAR!!!!!
Jasapa, Mengenai ambalat , Ambalat sudah terbuka dalam sengketa, Adakah pemimpin bangsa indonesia yang berani berkata kepada pemimpin di malaysia apakah kalian mau ngajak perang? begitu...dong pak Amen rais....,.berani nggak pak Amen rais ngomong langsung sama Malaysia?,jangan-jangan Malaysia yang mancing indonesia untuk perang,dasar negara jiran tak tahu malu mau ambil pulau indonesia.
ghana, setuju pak amin, Percuma kita punya tentara banyak enggak dimanfaatin, cuman diam dibarak jadi pada gendut gendut mereka habis itu saking tembak ama teman sendiri atau ama polisi pamong praja,Lepas mereka sekali untuk perang, bila perlu enggak pakai diplomasi dulu, nota didplomasi enngak dihiraukan, serang...............dan kita himbau kawa kawan tki yang berada di malysia baik legal dan ilegal menyerang dari dalam,, kita pasti menang lah......Kalau malaysia di bela inggris kita kerja sama ama korut aja.. yang udah punya rudal jarak jauh... kita kirim deh itu rudal satu ke sana he he he menang lagi kita he he hehe HIDUP PAK AMIEN...
setuju, wah setuju banget ini... maju terus pak amin ganyang malingsia malingsia malingsia
Andy Ariestianto, yalah ... dari pada tentara kita latihan mulu tapi kagak perang - perang. Ujung2 nya malah mati gara - gara pesawatnya jatuh. Mendingan mati di medan pertempuran dong .. hehehe
Andy Ariestianto, iyalah ... dari pada tentara kita latihan mulu tapi kagak perang - perang. Ujung2 nya malah gara - gara pesawatnya jatuh. Mendingan mati di medan pertempuran dong .. hehehe
Alf, Perang pakai ketapel?
arya, Kepada TNI, inilah saatnya untuk "praktek", bukan hanya latihan dan simulasi dengan skenario yg dibuat-buat sehingga TNI selalu menang. Inilah saatnya untuk mem"praktekkan" hasil latihan kalian. Tunjukkan kepada dunia bahwa kita "berani", urusan menag atau kalah itu adalah biasa.
Ferd, kalau nanti mereka membalas dengan perang malasya vs indonesia, gimana tuh pak? liat dulu donk kekuatan lawan pak. lalu liat kekuatan kita. atau, komentar bapak ini, cuman "becanda" saja ya? kalau cuma becanda saja mah, lucu kok pak. kalau memang serius, untunglah itu ga akan terjadi. soalnya, tau sendirilah pak, indonesia kan lemah.
1 2 3 4 5 6 7


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).