Berita Lain

Indeks Berita


Selasa, 31/03/2009 10:42 WIB
Pesawat Juga Bisa Ngetem
Agus Pambagio - detikNews

Jakarta - Istilah 'ngetem' bukan saja milik angkutan darat, seperti Metromini atau Angkot tetapi juga pesawat udara. Aneh tapi nyata dan saya telah berulang kali mengalaminya. Tak percaya ? ( iy / iy )

Komentar terkini (25 Komentar)
anton danurdoro, Ulasan dan analisis yang tajam... Trims telah memberikan enlightening
demang, saudara admin!!!!!!!!!!!!!!! tolong artikel ini di closed... karena membentuk opini publik yang salah, dari pihak kespen sudah mengadakan investigasi dan hasilnya sangat bertentangan sekali dengan artikel ini... mohon diberitahukan kepada sdr AGUNG PAMBAGIO untuk mengklarifikasi ke KESPEN dan hasilnya dipublikasikan di media ini juga untuk keseimbangan berita... terima kasih...
demang, saya tidak yakin ini terjadi karena kongkalikong antara airline dan ATC... saya seorang ATC.. first come first serve... itu ada pedoman kami.. jika anda semua ingin tahu bagaimana system kerja ATC mohon maen ke tower atau approach office di bandara pada saat golden time.. yg di control bukan cuma 1-2 pesawat mungkin 7-8 bahkan mungkin 10-15 pesawat pada saat yg bersamaan sedangkan runway yg dipergunakan hanya 1. apakah semua pesawat tersebut mau landing bersamaan di 1 runway tersebut??? tentu nya tidakk... makanya pesawat mesti "NGETEM" untuk menunggu giliran... apakah hanya itu saja permasalahannya??? tentu tidak juga... pesawat yg sudah pada posisi LINING UP pun bisa di hold di active runway jika ada pesawat yang melintas di atas runway setinggi 3000... apa kah permasalahan itu saudara AGUNG PAMBAGIO tahu??? kompleks sekali permasalahan yg terjadi di ATC... apalagi pada saat golden time... dan ATC tidak akan memberikan suatu instruksi tanpa didasari oleh suatu alasan yg jelas... jika ada pesawat yg ter-delay pun pasti akan diberikan penjelasan mengapa sampai terdelay... mohon saudara penulis untuk mencari informasi dahulu dari pihak PILOT dan ATC sebelum mengeluarkan suatu statement.... sehingga tidak terjadi opini publik yg salah... apakah selama ini saudara pernah memerhatikan apa yg terjadi dalam kehidupan para ATC indonesia???? mungkin itu yg perlu anda kritisi... jika pesawat landing dengan selamat... kami sangat bahagia... karena berarti nyawa banyak orang selamat.. tapi apakah anda semua pernah tahu dibalik good landng yg dilakukan oleh PILOT terjadi suatu system pekerjaan yg sangat teratur rapi????? saya rasa sedikit sekali orang yg ingin tahu... bahkan tidak mau tahu ssedikit pun... dan mau tidak mau... tahu tidak tahu.. harus kita akui... bahwa para penumpang sekarang yg dipikirin cuma TIKET MURAH.... itu saja...
mbah sastrogandul, @aceng : nyelip?????? gmana cara nyelipnya yaaah?? trus pesawat yg diselip ngerem gitu yah????
tukul, kalau bikin berita yang seimbang dong om pemerhati...bla bla bla.. etika jurnalistiknya jgn dikantongin aja.. jgn menyudutkan satu kalangan saja, investigasi yang bener biar beritanya gak "ngetem" kaya patas 55, dan buat om pilot kompalin di saluran yang bener kalau emang mau cari kebenaran jgn ke infotainmen kayak artis aja... peace ya bro
zio, Jangan saling menyalahkan, benahi systemnya, pendapatan juga di tingkatkan dan hilangkan praduga. mari rembuk bersama sejauh mana dan kenapa hal itu bisa terjadi jangan sampai karena hanya satu laporan membuat semua menjadi hitam.
edi tamsil, hehehehe lucu juga ya,mega moga ente gak nambah dosa ngasih info yang engga bener 100%
Idehang, Tolong Pak Agus mencoba rute pesawat dari Timika tujuan ke kota manapun dengan menumpangi pesawat Merpati.
Pemerhati Penerbangan, Sebagai insan penerbangan, saya sangat menyayangkan statement penulis (Sdr. Agus Pambagio). Semudah itu anda mengatakan bahwa prosedur yang telah dilakukan petugas ATC (Tower) semata-mata karena mendapat kompensasi dari salah satu airlines (Lion Air). Saya fokuskan kejadian yang dikirim ke sms anda adalah kejadian di Juanda Airport. Ternyata pengetahuan anda sebegitu saja tentang dunia penerbangan. Dalam dunia penerbangan segala insiden apalagi accident harus melalui proses investigasi. ATC sudah memberikan prosedur sesuai aturan internasional (ICAO yang terdiri Annex 2, Annex 11, Annex 14, dan Doc 4444) dan aturan CASR. Justru yang perlu diperhatikan adalah sikap si pilot Mandala yang telah melaporkan insiden tersebut kepada anda dan pihak otoritas terkait. Apakah dunia penerbangan hanya efisiensi saja yang dipikirkan?? Jawabannya mungkin ya. Tapi sekedar diketahui dalam dunia ATC urutan pertama adalah safety, kedua safety ketiga safety keempat safety kelima baru efisien. Jadi tolong sebelum komentar dibaca dulu aturan dan regulasi minimal seperti yang disebut diatas.
Aa, Bapak2 dan Ibu2 yang terhormat, kalo tdk mengerti inti permasalahannya jangan banyak komentar takut salah. biarkan instansi yang terkait melakukan infestigasi sampai selasai
1 2 3


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).