Berita Lain

Indeks Berita


Jumat, 20/03/2009 19:30 WIB
Mega: BLT Merendahkan Harga Diri Rakyat
Ryma S - detikNews

Jember - Bantuan Langsung Tunai (BLT) merendahkan harga diri bangsa. Pernyataan itu disampaikan Megawati Soekarnoputri dalam pidato kampanye terbuka di lapangan Mangli Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (20/3/09). ( gik / lrn )

Komentar terkini (124 Komentar)
jad, GOLPUT
joe, opoooo iku ndak bermutu semua munafik aja pada ndompleng aja kok bisanya mbacot semua......................... .............................. .. apa yang bisa di perbuat untuk bangsa dan negeri ini................. aset negara pada di jual semua......................... .............................. udahlah biar yang lain aja yang ngurus pemerintahan ini.......... hai orang orang munafiq
fara, Hai Penontonnn.... Udah liat iklan PDI P terbaru belum?? di artikel kan ini tertulis BLT merendahkan harga diri rakyat. Lha kok, sekarang di iklan PDI P ada yang ngaku2 njalanin program BLT yah.... Makanya....Bu Mega, KALO NGOMONG DIPIKIR DULU....
BLT OKE, Ibu Megawati yang terhormat, melihat pidato Ibu yang menentang BLT, saya semakin yakin bahwa Ibu orang BODOH. Lebih BODOH lagi cecunguk Ibu yang namanya Simbolon di TV memutar balikkan isu dari BLT merendahkan martabat menjadi cara penyalurannya. Lebih TOLOL lagi si Simbolon dengan bangga menyatakan bahwa BLT distujui PDIP juga di DPR bukan hanya Partai Demokrat. Sudah semakin jelas di mata rakyat bahwa PDIP isinya orang-orang gak ada otaknya. Selama Ibu jadi, apa kegiatan Ibu yang pro rakyat selain menual asset-asset negara?
satrio piningit, Terlalu ambisius Ibu mega untuk jadi presiden... Ibu Tidak Ngaca dengan pemerintahan Ibu? Apa yang bisa perbuat untuk rakyat? Zaman pemerintahan mega, yang jadi presiden mega atau suaminya? (Aneh)... Pakai cara diam itu adalah emas, padahal waktu kampanye jago ngomong... (Aneh).. Untung jadi presidennya tidak 5 Tahun, kalau 5 tahun negara habis di jual... Sudahlah bu jadi ibu rumah tangga aja, urusin tu suami sama anak... waktu jamannya pak harto aja... suara ibu mega yang paling keras untuk anti KKN, belum jadi presiden aja, anak udah dibawa-bawa.... gimana kalau jadi presiden......? Sadarlah masyarakat Indonesia.... Jangan tergiur dengan sembako murah... kalau sembako murah rakyat makin tambah miskin, masalahnya pemerintah beli padi ke rakyat pasti sangat rendah... padahal pupuk mahal... yang REALITA aja IBU MEGA.... JANGAN BANYAK JANJI MANIS KE RAKYAT....
wisnu, bu mega memang betul uang negara kok dihambur-hambur untk money politik...
aray, sy pernah tinggal di jepang,py tmn org jepang sarjana S1,saat dia msh blm dpt kerjaan pemerintah sana kasih tunjangan perbulan....disini rakyat miskin dikasih tunjangan BLT oleh pemerintah malah dihujat habis2an sama tokoh2 yg katanya pembela rakyat kecil.....AMPUNNNN DEH!!!
barb, sekedar jawaban buat bmbangsa, di Semua negara maju yang peduli rakyatnya, saya contohkan Singapura, Australia dan AS sekalipun mereka telah dari sejak lama memberikan Stimulus dalam hal indonesia adalah BLT, kalau menurut otak sempit anda itu bersifat konsumtif, dengan 200 ribu mereka hanya akan bisa membeli keperluan pokok, dan kalau BLT diberikan dalam bentuk lain yaitu pemotongan pajak untuk beberapa pekerja yang PPHnya diberikan untuk mereka sendiri karena disitulah justru diharapkan mereka menjadi konsumtif dan dari situlah roda perekonomian bergerak, ketika pasar dalam negeri mulai mengaktifkan spending, dan karena pasar import sendiri sedang melemah, Infrastruktur adalah budget lain yang saya yakin itu sudah ada anggarannya dalam APBN, jadi jangan sok aksi berkomentar kalau anda ngak ngerti persis sekali sama pemimpinnya, saya tidak pro sby atau capres lainnya, tapi saya anti KEBODOHAN..., seperti komentar yang diberikan oleh anda dan biang kebodohan dan premanisme nilai sendiri partai apa yang menjadikan kebodohan orang sebagai target suara bukan berusaha memintarkan mereka. ck ck ck keterlaluan. bodoh dipelihara.
bmbangsa, pemberian BLT tidak berguna bagi masyarakat miskin, krn uang yag didapat langsung dibelikan barang yg bersifat konsumtif. lebih baik dana tsb dipergunakan untuk menggerakkan perekonomian di pedesaan, memperbaiki infrastruktur (jalan atau jaringan irigasi) atau membangun koperasi dipedesaan untuk menunjang hasil pertanian. jangan biasakan bangsa kita menerima BLT, apa bedanya dg pengemis di persimpangan jalan.
J Windunatha Setia, Bu Mega yang terhormat, tolong nanti kalau tidak jadi Presiden lagi jangan menyusahkan rakyat. Kalau tahun 2009 ini Bu Mega kalah lagi, tetaplah legowo. Selamat berjuang!
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).