Berita Lain

Indeks Berita


Rabu, 07/01/2009 06:14 WIB
Pekerja Kantoran Tolak Pengaturan Jam Kerja
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Setelah anak sekolah, kini giliran pekerja swasta yang diatur jam kerjanya. Walau sebatas imbauan, tapi pekerja kantoran menolak hal ini.
( ndr / zal )

Komentar terkini (16 Komentar)
ali73, Bukan saya tidak setuju kepada pemprov dki untuk mengatur jam kerja pegawai swasta, tapi sebelum anda mengatur jam kerja pegawai swasta , atur dulu tuh jam kerja PNS biar tepat waktu dan kerjanya effektif. kalau sudah efektif dan tepat waktu. Baru setelah berjalan 1 tahun baru yang swasta akan ikut. Jangan hanya bisa ngomong tapi ibarat cermin dibelah. Menyuruh swasta tapi kondisi dalam(PNS) pemprov sendiri tidak disiplin.
proxy8080, Kenapa gak PNS nya ajah Pak.......enak bgt udah ngantornya siang...pulangnya sore....
boesoekoetai, wah wah.....ni wagub kurang kerjaan ya???.....cari dulu kerjaan yang paling penting baru urus kemacetan.........say setuju dengan pendapat hijacker............
bankato, sampe kapan juga lalulintas jakarta pasti macet kecuali libur besar, kayaknya sudah dari dulu mau bangun MRT bawah tanah malah yang ada busway, malah monorail sampai sekarang juga masih eggak jelas... yahhh gimana mau maju kalo masih jalan di tempat doank....
pecinta_wanita1, Bener kayaynya kita kalo milih pemimpin musti ketik reg spasi manjur. Karena kayaknya pemimpin yg ada sekarang neptunya enggak pas semua.
oranekoneko, betul kan, mkn hari mkin aneh. 3in1, busway, car free day, jam sekolah, dan sekarang jam kantor....hahaha...
leolio, Address the symptoms, not the cause
jktrgn41, Seharusnya pemerintah jakarta mencontoh ke negeri2 tetangga..seperti singapura, malaysia dimana mereka sangat memperhatikan tranfortasi untuk rakyantnya yang yaman...monorail misalnya...tak seperti dijakarta orang mo naik angkutan umum ja takut...karna memang sangat ga nyaman...
bai, Berat ya jadi pejabat sekarang tingkat DKI khususnya apalagi tingkat nasional,membuat kebijakan itu dan ini semua salah.sepintar gimanapun pemimpinnya kalo rakyat sulit diatur ya tetap sulit.untuk mengatasi kemacetan yang sudah di depan mata,malah larinya kepembangunan jalan dll masih perlu dana besar dan butuh waktu.kalo menurut saya ya pararel saja sementara pembangunan jalan dll belum bisa ya apa saja yang bisa dilakukan.dalam hal ini memang kita dituntut berpikir jernih dan tidak emosi serta jauh ke depan.kita kalo menganggap orang lain jelek ,bodoh memang gampang tapi berbuat belumtentu bisa.kalo semua kebijakan selalu ditentang kapan jakarta bisa tertib ya.Bukannya kita mendukung ikut mencarikan solusi untuk kenyamanan bersama.
gimandra, Kalaulah angkutan umum diperbaiki kualitasnya, sepertinya tetap susah mengalihkan para pengguna mobil pribadi ke angkutan umum, karena bagaimanapun membawa mobil sendiri lebih bebas, fleksibel dan nampaknya tetap lebih nyaman dari yang ditawarkan angkutan umum.
1 2


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).