Berita Lain

Indeks Berita


Kamis, 16/10/2008 06:49 WIB
Jelang Rapimnas Golkar
Duet SBY-JK di 2009 dan Ancaman Konflik Internal

Gagah WijosenoMuhammad Nur Hayid - detikNews

Jakarta - Menjelang Rapimnas Partai Golkar yang akan dibuka Jumat besok, suasana politik di internal Golkar menghangat. Setelah muncul rencana menduetkan lagi SBY-JK, potensi konflik internal makin tinggi. ( yid / asy )

Komentar terkini (9 Komentar)
G0lput, Dengan menjadi wapres SBY, JK lebih sering merasa presiden . Itulah mengapa dia menunggu angin bertiup..presiden berhalangan atau dimakzulkan sehingga dia bisa jadi presiden beneran tanpa banyak ongkos.
sontoloyo, Duet SBY-JK di 2009 dan Ancaman Konflik Internal : LEBIH BAIK PILPRES 2009 NANTI GUE PILIH SI BUTET YOGJA DAN JAEWO KUAT DARI PADA PILIH SBY-JK YANG SEKARANG.
sisca, KALO SI UCUPMASIH MAJU DIJAMIN GOKAR HANCUR
Pembaca, Mental cemen dech ..... idealnya, kalau berpikir untuk rakyat dan kalau memang jadi partai terbesar harusnya Golkar mengajukan posisi capres daripada cawapres. Kalau JK tidak populer, ya diganti saja yang masih punya nilai jual tinggi misalnya Sri Sultan. Jadi jangan memaksakan pak JKnya donk .... Golkar khan bukan milik JK, dan harus berorientasi membangun demokrasi .... bukan membangun kerajaan JK ....
chelsea, Duuuuh plis dehk.,,jangan mikirin diri sendiri ini elit politik,kalau memang SBY JK memang pilihan rakyat kalian dudk manis aja,jangan pentingkwan ego tapi rakyat....gw juga lebih clop sama SBY JK
ica, Golkar = JK : partai besar tapi cemen gak punya nyali padahal kadernya banyak yang mampu jadi capres....
ex PDIP, SBY-JK masih lebih baik lho dibanding Mega walau mau dipasangkan dengan siapa saja.
Masrajo, Sebaiknya sebagian elit di Partai Golkar tidak usah dulu antipati terhadap pencalonan diri JK sebagai wapres dari SBY Yang penting bagaimana melanjutkan pembangunan bangsa ini kearah yang lebih baik lagi setelah dipimpin duet SBY-JK selama 5 th pertama pemerintahan mereka yang sudah on the track dan dapat melanjutkan program-program yang belum terlaksa sepenuhnya. Koq ini kelihatannya haus kekuasaan semuanya. Pikirin nasib rakyat dong, bagaimana pembangunan bangsa ini dapat berkelanjutan dan rakyat cepat sejahtera dan makmur. Apakah sebagian elit Partai Golkar tidak tahu bahwa hasil polling beberapa lembaga survey baru-baru ini dengan hasil bahwa Partai Demokrat berada pada posisi paling atas, jauh meninggalkan Partai Golkar ???????.
ex golkar, Ah, JK=Jiwa Kacung, gak berani tampil jadi pemimpin. Dulu jadi wapres seperti lucky blow.
1


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).