Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 07/10/2008 00:10 WIB
Faktor Kemanusian Menjadi Pertimbangan Pengosongan Rumah Dinas Deplu
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Deplu mempertimbangkan faktor kemanusian dalam menyikapi perintah KPK terkait pengosongan rumah dinas yang masih ditempati mantan pegawai mereka. ( ddt / mok )

Komentar terkini (4 Komentar)
deckwi, saya dukung langkah kpk... krn menikmati fasilitas yg bukan haknya udah pasti salah dan hanya akan pamer kekuasaan aja.. yg merasa berani dan kuasa bisa nikmati fasilitas lebih setelah pensiun.. salah satunya rumah dinas ini.. Tapi kpk juga harus berani melakukan di instansi lain.. salah satunya di tni... banyak kan kejadian dan masalah pensiunan perwira yg masih aja gak mau pindah asrama padahal udah gak menjabat dan bahkan udah pensiun... klu kpk masih mau kredible.. run jukan juga di departemen yg lain biar hukum adil disemua lapisan... Hidup KPK...
siti sirik, KPK emang sirik aja sama kesenangan orang, waktu dinas kita biasa makan uang tpln ( gaji dolar ), fasilitas kesehatan dan biaya sekolah dari negara, trus kalo pulang masi juga ada fasilitas perjalanan dinas ke luar negeri, mang kpk maunya sirik aja ama deplu yang korupsinya dari luar .. jd susah ketauannya
gendutkali, gusur saja, dulu pernah nikmati uang basah kok !!!
alternatip, hapus saja fiktif2-an di KBRI, KJRI dan KRI. Lihat tuh renovasi2di KBRI USA. Rubah KJRI diturunkan jadi KRI, jumlah home dan staf lokal secukupnya saja. Ngapain banyak2, pada ongkang2 upahnya segajah bengkak. Masih ngomel lagi! Seleksi pegawai lokal yang benar2 nasionalis, kalau perlu diambil dari para anak pegawai Deplu dengan dengan sistim kontrak. Jadi bisa bantu ortunya.
1 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

kirim nama, almt lgkp, kode pos via sms ke 021-71625252 (+6281519235252)