Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 29/08/2008 17:35 WIB
Misteri Korban Ryan
Korban Salah Tangkap Kasus Asrori Bisa Minta Ganti Rugi

Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Pembunuhan Asrori masih mengundang kontroversi. 2 Orang sudah divonis 12 dan 17 tahun. Bagaimana bila memang mereka tidak terbukti membunuh?
( ndr / nrl )

Komentar terkini (8 Komentar)
wong ndeso, ini pejabat kok malah ngompori, biarkan proses hukum jalan terus dulu, belum tentu aparat salah tangkap bung,yg jelas david dkk memang terbukti membunuh,jd dia mmg bnr2 org jahat...jangan lupakan fakta itu,soal siapa korbannya...itu yg msh diusut lg,gak usah dibela-bela kyk gitu,nanti tambah geer dia...
oneng, wah jangan-jangan tes DNAnya juga salah, ya Tuhan dosa apa pemimpin-pemimpin kami, dan bencana besar apa lagi yang akan melanda negeri ini.Di karenakah tingkah pemimpin kami.
Gays Tambun, I m so sorry.
virus, institusi paling menyedihkan, pakai duit rakyat, buat menyiksa rakyat.. udah bodoh ga mau ngaku, kalau perlu nanti mayatnya disiksa biar ngaku siapa yang membunuh
RAJAM GAY & LESBIAN, Yang menjadi inti permasalahan adalah kaum HOMO dan LESBIAN. Mereka SUDAH MENGINGKARI KODRAT TUHAN. Tidak ada yang cocok bagi mereka kecuali RAJAM SAMPAI MATI. BASMI HOMO DAN LESBIAN atau SIKSA LEBIH KEJI AKAN KITA TERIMA. Tuhan sangat MELAKNAT MEREKA dan sudah pada tempatnya kalau kita, sebagai mahkluk Tuhan, menunjukkan bakti kita dengan MERAJAM SAMPAI MATI KAUM HOMO DAN LESBIAN
eli, weleh, bearti bener cerita orang mati disidik polisi aja ngaku, apalagi orang hidup
vb, ganti ruginya sederhana aja..semua penyidik yg bersalah dipenjara 15 th..biar tahu rasa gimana rasanya umur habis di penjara selama 15 th
damar, Wah, memang masih menyedihkan institusi polri sekarang, ini masih beruntung cuma divonis hukuman kurungan penjara lha kalau vonis mati dan sudah dieksekusi mati gimana? makanya vonis mati jangan lah diterapkan karena ternyata aparatnya masih memprihatinkan, tapi menjadi penting untuk kemudian institusi hukum polisi, jaksa dan hakim diperbaiki sekarang ini benar benar sudah boborok dimata rakyat ayo bangkit
1 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

kirim nama, almt lgkp, kode pos via sms ke 021-71625252 (+6281519235252)