Berita Lain

Indeks Berita


Jumat, 29/08/2008 05:30 WIB
Panglima TNI Bantah Terima Bantuan
Anwar Khumaini - detikNews

Jakarta - Perusahaan minyak dan gas dari AS, ExxonMobil diduga menyokong dana kepada TNI dalam pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Aceh pada tahun 2003. Panglima TNI membantah berita tersebut. ( did / mok )

Komentar terkini (19 Komentar)
indonesian, ah adul ini segitunya mendewakan tentara amerika, mungkin dulu ibunya pernah diperkosa tentara amerika....hua..ha..ha..ha
Sajir, Ah ngaku ajalah, masah gitu aja malu wong koropsi aja kagak malu.......
Ratu adil, Terlepas dari masalah aceh, kita sudah sering dengar desas desus kalau perusahaan besar seperti freeport, exxon setor uang ke TNI dalam bisnis pengamanan. Tinggal mau dijawab jujur atau tidak
BATALKAN MoU HELSINKI, Pemerintah harus tegas, pasca tragedi Tsunami, kita berkomitmen untuk menghentikan pertikaian di aceh dengan menandatangani MoU Helsinki, mengubur masa lalu dan bersama-sama menatap Aceh yang lebih adil dan sejahtera. Kalau tiba-tiba diungkit lagi seperti ini, walaupun awalnya yang digugat EMOI, tapi ujung-ujungnya TNI dan NKRI, lantas buat apa MoU Helsinki dipertahankan? Secara militer, posisi TNI sangat strategis pasca Tsunami untuk all out menggempur GAM, tapi bukan itu tujuan kita, Aceh adalah bagian dari NKRI, terlepas GAM setuju atau tidak. Kalau segelintir orang yang tidak mendapat posisi melakukan manuver seperti sekarang ini, biarkan rakyat Aceh menilai, siapa sebenarnya yang menjual Aceh ke negara lain.
adul, tuk genjotrus...BGMNA TNI BS NGELAWAN US..BELI SUKHOI TP TANPA RUDALNYA..GIMANA MAU LAWAN F22 BILA SEANDAINYA DOGFIGHT DIUDARA..?APA MAU PAKE BATU..?SENAPAN SS-2 BUATAN PINDAD AJA KEPANASAN KALO DIPAKE 5mnt TRUSMENERUS,KENA AIR MELEMPEM..YAH..GERAH DAH
arya, “Selama saya jadi panglima, tidak pernah mendapat dana dari Exxon,” ujar Panglima TNI Jendral Djoko Santoso ==> ente kan baru jadi panglima, tanya dong sama senior2 ente. Kayaknya mereka pernah deh terima bantuan dari Exxon. Tenang aja jendral, ntar juga ente kebagian.
Cinta_Nusa, Kok pernataan Panglima ber tentangan dengan Menhankam?. Isu ini memang sangat bagus untuk membenahi TNI/Polri dalam rangka memperbaiki kinerja intitusi TNI/Polri dimasa depan Republik Tercinta ini, kalau kedua Intitusi dan Peradilan ini, kinerjanya masih seperti sekarang (-seperti biasanya-), jangan harap rakyat bisa menghormati existensi kalian dan nasib NKRI bisa hanya kenangan.Terus reformasi kinerja TNI/Polri menjadi TNI/Polri yang di cintai dan di banggakan Masyarakat.
dony, Kalo masih rewel melulu, bumihanguskan aja tuh aceh.
genjotrus, gak setuju sama si adul! Pernah lihat demo akhli silat kita yg dgn mata tertutup bisa berkelahi, bisa baca, dll. Juga pernah ngobrol dgn anggota paspampres di Andrews Airforce Base, USA, yang kesimpulannya berkemampuan spt para akhli silat. Di Jkt juga pernah mancing mantan anggota marinir yg juga sama kemampuannya. Jadi, jangan trelalu remehkan kemampuan TNI! Catatan : si anggota paspampres maupun marinir tidak terlalu antusias utk bicara! Untung genjotrus, yg bukan TNI, pinter mancing!
SOLIDER, AKU HERAN APA SIH SEBENARNYA MAUNYA ORANG2 ACEH YG PASTI ORANG-ORANG GAM INI, MINTA APA AJA ASSAL DAMAI SUDAH DITURUTI, TAPI KOK MASIH BANYAK ULAHNYA, BIKIN SAYA SEBAGAI RAKYAT MENJADI GERAH SAMA ORANG-ORANG ACEH INI, SAYA BUKAN SARA TAPI KALO ORANG-ORANG ACEH BIKIN MASALAH TERUS DENGAN BANGSA KITA INI KAPAN KITA BISA MAJU BERSAMA UNTUK MEMBANGUN.ASAL TAU AJA APAPUN YG DIADUKAN KE AMRIK KALO TUJUANNYA UNTUK MENJATUHKAN BANGSA KITA PASTI AKAN DIPROSES, ORANG ACEH JGN GOBLOK SEPERTI MUNIR MENJUAL BANGSANYA SENDIRI UNTUK KEPENTINGAN GOLONGANNY SDR.PIKIRKAN BANGSA KITA YG TDK MAJU-MAJU KARENA DIRECOKIN TRS SAMA ORANG-ORANG ACEH GARA2 GAM.SAYA HIMBAU PEMERINTAH JGN TERLALU MENGANAK EMASKAN ACEH DAN MEMANJAKAN ACEH, YG AKHIRNYA MALAH NGLUNJAK DAN BANYAK TUNTUTAN, KITA YANG LAIN JUGA BUTUH PERHATIAN..................... ..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!
1 2


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).