Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 20/08/2008 18:27 WIB
Laporan dari Brussel
Manneken Pis Berbusana Lampung, Indonesia Raya Bergaung

Eddi Santosa - detikNews

Brussel - Pertama kali dalam sejarah, Manneken Pis, maskot kota Brussel yang sohor di seluruh jagad, memakai busana Indonesia dari daerah Lampung. Sebuah kado istimewa untuk HUT RI dan HUT Deplu ke-63. ( es / es )

Komentar terkini (5 Komentar)
Bass, Kalo bangsa lain bisa hargai budaya kita, pertanyaan-nya apakah kita sudah cukup menghargai budaya kita sendiri dan merasa bangga dengan budaya kita. Gue sendiri cukup terharu melihat tempat yang menjadi simbol kota Brussels ini memakai salah satu pakaian adat bangsa kita, biasanya patung ini telajang.
Genti, Sayang sekali putra putri bangsa seperti kami yg sedang menuntut studi hanya setengah jam dari Brussels tidak tahu menahu mengenai informasi ini. Apakah mendadak? Padahal sehari sebelumnya kami hadir di perayaan 17-an KBRI dan hadir di pertandingan olahraga seminggu sebelumnya. Tolong dong, kami diinformasikan jg kalau ada event2 yg seperti ini.Bagus sekali untuk menggelorakan (kembali) jiwa nasionalisme kami, apalagi kami sedang di negeri orang. Salam hangat.
Patung Desem, itu bocah pipis atau onani?
Societat de Culturale, @Patung Pipis, kayaknya gak sampai separah itu orang eropah yang beradab dalam soal budaya, tidak seperti tetangga sebelah yang tidak punya identitas bangsa, jadi harus maling kanan kiri. Gamelan aja yang sudah kemana-mana, tetap mereka akui sebagai warisan budaya kita, meskipun mungkin mereka lebih mahir memainkannya dari kebanyakan kita.
Patung Pipis, Hati2 aja ntr kek malingsia tiba2 langsung mengklaim budaya indonesia...
1 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

lt: 13.175 m. lb:2000m hak mlk. lks: desa cimanggu cikembar skabmi(cibadak) harga 3,5 m(nego) hub: ny naimah 02191524624 (+6281807778832)