Medan - Dies USU ke-56 diwarnai bentrokan mahasiswa dengan pihak keamanan kampus. Sempat terjadi adu pukul antara kedua belah pihak.
( rul / djo )
Komentar terkini (5 Komentar)
Donald,
@koba : maaf, saya bisa klarifikasi, kalau pada saat itu mahasiswa sedang dalam sifat menunggu, menerima perintah dari security, pada saat menunggu tersebut, gubsu keluar, security menyuruh mahasiswa untuk minggir, tetapi ada security yang langsung main tendang, itu awal mulanya, setelah itu terjadi saling maki, dan seorang mahasiswa di keroyok mendapat pukulan di dada,,..
akibatnya hal ini menimbulkan emosi pada yang lain, mahasiswa mengumpulkan teman2nya, setelah itu kembali datang ke biro rektorat, security tetap menghadang, dan terjadi keributan, walaupun ribut, tidak ada trjadi perkelahian, mahasiswa tidak ada memukul security..
saya adalah salah seorang mahasiswa yang ada disitu, saya menyesalkan beberapa berita di media yang mengatakan terjadinya saling pukul, yang sebenarnya trjadi adalah security yang bertindak mengamankan, malah menjadi pembuat keonaran...
taudik,
Rektor USU sudah menjabat 14 tahun (mulai tahun 1994), anak yang masih TK saat itu sudah jadi mahasiswa, apakah USU sedemikian jelek sehingga tidak ada lagi yang bisa mengganti rektor tersebut
koba,
sesama preman jangan saling menyakitilah..!
sekalian kompakan aja untuk hancurin kampus lo, biar biar ngga ada lagi tempat belajar. aneh yah ko orang intelektual kerjaannya tawuran, tambah aneh lagi tawuran ama satpam yang sekolahnya nda jelas.
bonardo marpaung,
Tidak masanya lagi aksi main pukul dan hantam untuk mengcounter perbedaan pendapat.
Kampus haruslah menjadi contoh kehidupan demokrasi sejati.
Untuk kawan Fritjen dan rekan-rekan lain, tetap berjuang tegakkan demokrasi.............
yudhpd,
Woww.......
padahal dulu sampe dkirimin BH karena g mau demo...
tp liat berita ini kok?
Selamat dies natalis aj USU, biar kembali ke Univ Sumatera Utara lg, bkn Universitas Semua Uang dan sejenisnya............