Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 20/08/2008 14:30 WIB
Gerindra dan Suciwati Siap Pantau Sidang Muchdi Pr
Hestiana Dharmastuti - detikNews

Jakarta - Sidang perdana Muchdi Pr akan digelar di PN Jakarta Selatan pada Kamis 21 Agustus 2008. Tokoh Partai Gerindra dan istri mendiang Munir akan menghadiri sidang itu. ( aan / nrl )

Komentar terkini (15 Komentar)
fery, Bapak muchdi akan dikenang sebagai pahlawan yang menghancurkan budak2 amerika di Indonesia...Terus maju pak
kunple, Sabar pak Muchdi walaupun bapak telah mencoreng nama Indonesia dengan menjadi bangsa pembunuh rakyatnya sendiri. Bapak dan segenap jajaran intelijen juga dilatih Amerika kan ya, sabar ya pak. Mudah-mudahan bapak bisa mengajarkan kepada anak atau cucu bapak untuk berbuat baik dan santun kepada rakyat ya pak. Jangan sakiti hati rakyat karena mereka yang membayar baju, sepatu, dan seragam bapak. Sabar ya pak. NKRI tak akan pecah kalo pemerintah sayang sama rakyatnya dari sabang sampai Merauke, jangan cuma Jakarta yang dipikirin. Bapak juga harus tabah, karena pemerintah kan pro Amerika, dan bapak dan segenap unsur Gerindra juga lulusan Amerika. Jadi ya kita semua korban Amerika pak. Sabar ya pak, mungkin David Beckham kurang sukses di Amerika, mudah-mudahan pemain bola kita bisa berhasil. Sabar ya pak...
capres, tabah dan tetap sabar pak muchdi, meski seluruh dunia berkonspirasi menghancurkan indonesia dengan dalih ham, dlsb dengan tawakkal kita akan selamat. terus berjuang pak muchdi. maju terus pantang mundur. banyak masyarakat indonesia yang mendukungmu. bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, kita jangan terkecoh dengan tipuan dan segala bentuk adu domba penjajah, mari kita lawan dengan semangat persatuan. hancurkan antek-antek asing, antek-antek penjajah. merdekaaaa !!!!
Tuanku Bukan Amrik, Amrik telah berhasil melemahkan kita dengan melemahkan TNI dan membenturkan TNI dg rakyatnya sendiri, mengaduk-aduk kebersatuan kita, kemudian dan siap-siap menyedot kekayaan kita. Amrik sukses di Aceh, menyusul sekarang Papua. Di kedua tempat itu kuku amrik telah menancapkan penghisap kekayaan dg dahsyat melalui exxon dan freeport. Membaca konteks ini, kemudian disandingkan dengan Buku Aku Melawan Teroris-nya Amrozi, kok sedikit banyak aku jadi kesengsem sama keyakinan Amrozi ya... (sambil tetap mengutuk kejadian bom Bali)
Tuanku Bukan Amrik, Amrik telah berhasil melemahkan kita dengan melemahkan TNI dan membenturkan TNI dg rakyatnya sendiri, mengaduk-aduk kebersatuan kita, kemudian dan siap-siap menyedot kekayaan kita. Amrik sukses di Aceh, menyusul sekarang Papua. Di kedua tempat itu kuku amrik telah menancapkan penghisap kekayaan dg dahsyat melalui exxon dan freeport. Membaca konteks ini, kemudian disandingkan dengan Buku Aku Melawan Teroris-nya Amrozi, kok sedikit banyak aku jadi kesengsem sama keyakinan Amrozi ya... (sambil tetap mengutuk kejadian bom Bali)
peduli sosial, hukum mati muchdi pr......!!!!!!!
Pendekar HAM, Saya seorang pendekar HAM yang dibayar oleh Amerika utk menekan bangsa-bangsa lain agar taat dan tunduk pada kemauan Amerika, sebenarnya HAM dan Demokrasi hanyalah kedok semata, toh nyatanya saya hanya bungkam seribu bahasa saat tuan kami Amerika membantai ummat Islam Irak dan Afganistan, juga zionis membantai warga Palestina. Tapi, saya hanya dibayar Amerika untuk mengobok-obok bangsa dan negara sendiri. Lumayan, kucuran dana masih lancar sampai sekarang. Target2 yg berhasil kami lakukan adalah isu Timor Timur hingga akhirnya memisahkan diri, lalu target berikutnya adalah Papua. Makanya, surat Konggres AS sebenarnya kami2 ini yang membuat informasi kepada mereka agar menekan pemerintah RI membebaskan pejuang OPM. Dari ini saja saya sudah terima uang saku. hehehehehe. Target selanjutnya adalah mengobok-obok TNI. Puncak target adalah agar RI pecah, jadi negara kecil kecil, sehingga tuan kami di AS lebih bisa menguasai kekayaan negeri yang elok ini.
gerinda, hush! jangan banyak komentar! udah urus diri aja dulu biar bener! rumah masih kotor belom disapu, ngepel, ngelap perabotan berdebu, bersihin wc!!
tino, hey hey hey! sudah sudah sudah! sana pada gosok gigi.. trus bersihin wc! ngomongin orang aja! hush... bersihin tempat tidur sana!
ismex, wah, memang bangsa ini belum tahu mana pahlawan dan mana penghianat......... penghianat itu adalah aktivis HAM indonesia,yang suka menjelek-jelekkan bangsa kita di laur negeri, mendapat banatuan dari luar negri....enak dong,,,.. ya enak lah... cuma cuap2 ngejelekin kita2 terus dapat duit banyak...hehehe.... kalo lo mao tuntut, tuh tuntut Jepang, Belanda yang menjajah kita, Amerika yang menjajah Irak. Pasti lo kagak berani ya.kan !..., tuntut tuh anaknya nabi Adam yang telah membunu sodaranya. ternyata aktivis HAM indonesia masih jago kandang, bberaninya ama bangsa sendiri..... kalo ada wajib militer kaya di Amrik pasti Aktivis HAm menolak mati2an, karena penakuuuut....
1 2 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

kirim nama, almt lgkp, kode pos via sms ke 021-71625252 (+6281519235252)