Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 05/08/2008 15:38 WIB
Menakertrans Kirim 208 Tenaga Medis ke Jepang
Ari Saputra - detikNews

Jakarta - Sedikitnya 208 TKI profesional diberangkatkan ke Jepang. TKI akan bekerja di rumah sakit (RS) dan panti jompo sebagai tenaga perawat. ( aan / iy )

Komentar terkini (3 Komentar)
benwong, Ini peluang emas. Negara2 maju sangat membutuhkan tenaga caregiver. Mudah2an bisa diantisipasi seperti yg dilakukan Filipina. Saya sempat 3 tahun di Filipina dan saya melihat banyak sekali caregiver school disitu. Bahkan menjadi salah satu jurusan favorit disana. Saya pikir itu lebih realistis daripada memilih jurusan lain tetapi nggak ada lowongan kerja nya. Juga menambah devisa buat negara dan mengurangi pengangguran. Bahkan salah satu teman dokter disana beralih menjadi caregiver di Eropa dgn alasan income yg didapat 5x lebih besar daripada jadi dokter di negaranya. Yg terpenting adalah mekanisme penyalurannya dan kwalitas TKI nya diperbaiki. Masalah bahasa biasanya suka jadi kendala.
Dahl:, Berita tentang tenaga medis Indo ini hampir tiap hari muncul di news nasional jepang. Kekhawatiran utama orang jepang adalah faktor bahasa, budaya kerja dan budaya sehari-hari. Semoga bisa teratasi dengan baik. Dari berita TV yang saya tangkap, mereka rupanya diberi waktu sampai 5 tahun. Jika lulus ujian sertifikasi nasional, mereka bisa menjadi perawat selamanya di Jepang. Tetapi, jika tidak lolos ujian terpaksa harus pulang ke tanah air. Dan, masalah utama ujian sertifikasi ini adalah faktor bahasa, karena semua ujian dalam bahasa jepang dengan huruf2 kanji dan istilah-istilah medis yang susah.
fifi, Bagus sekali ,dgn begitu mengurangi penganguran yg ada di Indo ,saya berharap pemerintah Indo juga membahas masalah ini dgn pemerintah Australia ,karna diaustralia sini banyak sekali membutuhkan perawat ,sampai 2 didatangk.an tenaga kerja dari pilipina
1 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

kirim nama, almt lgkp, kode pos via sms ke 021-71625252 (+6281519235252)