Washington - Seorang perempuan yang wajahnya penuh kerut dengan kulit yang kemerahan terbakar matahari musim panas, berdiri mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk tanda V kepada setiap orang yang mengajaknya berfoto.
( nrl / nrl )
Komentar terkini (12 Komentar)
jco,
untuk orang tolol yang meragukan holocaust:
lo harus tau dulu seberapa besar dan serius nazi jerman melancarkan perang dunia 2 untuk tahu seberapa benci mereka dengan yahudi, orang polandia, komunis, dan penyakit masyarakat (homo, kriminal, dll)
ga semua korbannya yahudi tapi memang jutaan yang jadi korban kekejaman nazi..
emangnya orang indo, dijajah 350 tahun sama belanda dan dengan kejam selama 3,5 sama jepang tapi masih nganggap mereka hebat, keren, trus sekarang bangga banget pake produknya... coba lo liat orang2 yahudi apa mereka bisa lupa sama penjajahnya??
dan untuk kebebasan di amerika, lo orang pada lupa ya klo pemerintahnya kan juga punya kebebasan, mo bikin perang sama orang komunis, orang arab-islam ato orang korea/cina kan suka2 dia, rakyatnya juga bebas2 aja klo mo ngomong, lha pemerintahnya juga bebas2 aja mo nge-bom negara orang... asik kan...
John perkin,
Loe2 blm baca buku ku ya? Ttg bandit ekonomi. Loe2 pd setuju afganistan, irak diserang, skrg tau rasa bbm naik. Siapa yg untung ?
PoNco,
.......@komandan,,tepat sekali...!! Kebebasan berpendapat di Indonesia memiliki identitasnya tersendiri,,,tdk menelan mentah2 negeri barat....maupun negeri *onta* khan...gmana sepakat bung??
PoNco,
.......@komandan,,tepat sekali...!! Kebebasan berpendapat di Indonesia memiliki identitasnya tersendiri,,,tdk menelan mentah2 negeri barat....maupun negeri *onta* khan...gmana sepakat bung??
Guru Bantu,
Berita dari Amerika memang sangat perlu dicermati, karena mereka sering melakukan propaganda agar negaranya dianggap paling baik dan benar sehingga boleh melakukan apa saja terhadap negara lain. Cara mudah untuk mengtahuinya, coba periksa apakah berita itu juga disiarkan di Amerika. Seringkali propaganda seperti itu (dalam bentuk apapun, berita, film, kisah / feature, dsb) hanya untuk konsumsi negara lain, tetapi tidak untuk rakyat Amerika.
Ibrahim,
America is a great country. We have to admit it.
Bakul Tahu,
Iya lah ini cuma propaganda amrik saja.
Menggelikan sekali Detik menjadikan headline cerita seperti itu untuk konsumsi rakyat indonesia.
Cerita itu sih cuma cocok untuk rakyat indonesia di jaman majapahit atau paling modern jaman orde baru lah.
Saat ini siapapun tahu siapa amerika sesungguhnya.
Teroris ngaku kampiun perdamaian, otoriter berlagak demokratis, penjajah menyaru agen perdamaian, biang diskriminasi berlabel penyeru persamaan, pelanggar ham tapi mengajari ham ke negara lain, itulah wajah amerika saat ini.
Menyedihkan sekali kalo kredibilitas detik harus ditukar dengan "memuat berita pesanan".
Tapi ini makin menguatkan dugaan betapa amerika sekarang lagi gerah dengan citranya yang makin anjlok karena ulahnya sendiri.
Khusus untuk holocoust, memang betul holocoust pernah ada, tapi yang dipersoalkan itu kan APA BETUL SKALANYA seperti yang digembar gemborkan oleh barat? DAN KENAPA UNTUK KAJIAN ILMIAH YG MENYELIDIKI LEBIH LANJUT HOLOCOUST ORANG HARUS DIPENJARA? Itu yang dipersoalkan. Hehehehe.... gitu kok ngomong KEBEBASAN!!!
liat_sisi_plusnya_aja,
wah.. di Indonesia juga bebas bicara.. banyak koq pejabat , kaum intelek, elit - elit, sampe wong cilik..yang bicara bebas-bebas aja, tapi ujung2xnya somasi, dst..nya hehehehe.. andaikata di Indonesia seperti di AS, ya.. siap2x aja pengadilan terima banyak perkara.. disini kan kupingnya pada cepet panas2x.. hehehehe...
sunnyCA,
Hollocaust memang pernah terjadi, sama seperti pembantaian ras/etnik/lawan politik di Ethiopia, Kamboja, Sudan dan Iraq. Meskipun kita benci sepak terjang orang Yahudi dan Israel, kita ngga bisa mengingkari bahwa hollocaust pernah terjadi dimuka bumi....suatu tragedi kemanusiaan. Ambil dan contohlah hal-2 positif dari kebebasan di AS. Belajarlah untuk maju, daripada nyela-2 terus dan tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
komandan,
tulisan itu cuma propaganda amrik aja, dan meninabobokkan kita, itu tidak bisa diterapkan di negeri kita, itu hanya membuat baju AKKBB sempit, nonsen lah, voice of amrik juga bikin kita terlena dengan konsep kejahatannya, kita sebagai bangsa yang besar harus percaya diri dan punya prinsip, jadilah bangsa INDONESIA SEJATI