Jakarta - Praktek suap jelang seleksi siswa dan mahasiswa baru biasanya marak terjadi. Untuk mengantisipasinya Jaksa Agung memerintahkan Kajati dan Kejari memantau.
( ptr / fay )
Komentar terkini (3 Komentar)
tinung,
ngurusin rumah tangganya aja gak beres, ini mau ngurusin rumah tangga orang lain, gak tau malu?
HP,
Kalau di Jakarta mungkin AGAK SULIT karena prosesnya menggunakan komputer yang langsung teranking. Nomor berapa seseorang dalam urutan yang ada. Langsung bisa diakses melalui Internet. Jadi NGGAK BISA BOHONG. Persoalannya setelah diterima itu ... Masih ada BIAYA-BIAYA lain berkaitan dengan BIAYA OPERASIONAL LAINNYA, seperti BIAYA PASANG AC yang memang kalau SEKOLAHANNYA NGGAK DIPASANG AC yang BELAJAR pasti KEPANASAN, Pembelian KOMPUTER sekalian dengan PENGGUNAAN INTERNET dan yang lain-lain. Semua itu kan biaya ? Darimana ? Kalau bukan dari Ortu SANG MURID ? PUSING ... memikirkan KEADAAN DILEMATIS seperti ini ? Inginnya mendapatkan PENDIDIKAN dengan MUTU TINGGI, tapi BIAYANYA NGGAK KUAT. Pusing ... Pusing ... Pusing ...
asa,
Dasar Kejaksaan Agung kurang kerjaan....
masak penerimaan siswa baru aja pake dijagain sama kejaksaan agung sih.............?????????
M au Cari muka buat bersihin citra nih yeh.............