Jakarta - Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengaku keputusan menggelontorkan uang Rp 100 miliar merupakan keputusan kolektif. Tidak satu peser pun uang itu mampir ke kantongnya.
( aan / nrl )
Komentar terkini (9 Komentar)
and,
Semua salah, soalnya dengan ngasih uang ke DPR jadinya mendidik tp keliatan kan siapa yang kebal hukum? Buktinya Aulia Pohan gak keliatan diperiksa apa2. Takut ya ama sby?
Antonyrich,
yah... harus dihukum aja baik penyuap maupun yang disuap, biar semuanya jera tidak semena-mena pakai uang rakyat. dan diminta untuk mengembalikan semua uang yang telah diberikan ditambah denda dan dipecat
KPK Watch,
Setuju, semuanya salah - tapi kemana Aulia Pohan? Apa karena dia besan SBY terus tidak ikut diperiksa dan diadili? Blunder, bapak!
Ceria,
Yang disuap maupun yang menyuap dua-duanya melanggar hukum, apalagi yang dipakai uang rakyat.
Buat BEBASKAN SAJA,
Lu tolol apa goblok, semuanya bersalah bukan tidak bersalah. Salahnya duwit rakyat dibagi-bagikan kepada orang kaya. Caranya melanggar hukum. Emang lu anak DPR atau anak orang BI ??? pantasan mbela koruptor...
Edan,
Ane jadi inget Engkong kite yang belon lame meninggal abis kate-katenye same "Engkong ngga ngambil sepeserpun".
LohKok,
Yang benar: Belum Satupun. Taktik memberi gratis kepada mereka adalah salah. Karena Anda tidak dapat sepeserpun. Toh Anda juga tidak berhak mengambil uang itu. Uang itu uang rakyat.
BEBASKAN SAJA !,
SEMUA TDK BERSALAH... ANGGOTA DPR PERLU UANG BUAT MAKAN SANAK KELUARGANYA ANAK CUCU SAMPAI BUYUT... GUBENUR BANK INDONESIA NGASIH UANGNYA... LALU..... APA SALAHNYA ? YANG JELAS PALING BERSALAH ADALAH YAHUDI, ISRAEL DAN AMERIKA YG PALING BERSALAH DAN BERTANGGUNG JAWAB !
Karyawan,
ini namanya salah semua pak.. bukan gak ada yg salah...