Berita Lain

Indeks Berita


Jumat, 23/05/2008 09:35 WIB
LIPI: Unsur Hidrogen Jadi Kunci Energi Bahan Bakar Air
Nograhany Widhi K - detikNews

Jakarta - Blue energy atau bahan bakar dari air bukanlah hal yang mustahil. Kunci bahan bakar itu ada pada unsur hidrogen yang berpotensi menghasilkan energi. ( nwk / nrl )

Komentar terkini (21 Komentar)
felix selo, Walaupun profesor mereka akan cenderung taat pada disiplin ilmunya masing-masing, kalau ada tim yang solid dari berbagai disiplin ilmu tentu akan jadi penemuan yang bagus.dukung terus penelitiannya. kalau tidak ada modal penelitian ya jadi dukun dulu sementara karena pemerintah kita tidak menyediakan dana untuk itu. saran saya cari jalan terbaik, bukan menilai benar dan salah. yang penting dapat bermanfaat. Setelah ada manfaatnya barulah teori-teorian, terserah deh. Bantu dong LIPI cariin sponsor buat orang ndeso. buktikan merahmu. dari pada meneliti yang sudah ada mendingan meneliti bagaimana caranya memanfaatkan air hujan menjadi energi.
Orang Desa, Wah, sebenarnya hebat itu, bisa saja terjadi ayo buktikan...... DUNIA akan tercengang mendengarnya dan siap-siap TNI dan POLRI amankan NKRI
Prof.DR.L.Hakim, Tolong hargai kreatifitas orang lain karna itu "IBADAH" Maaf sekedar saran, bahwa reaksi pemisahan hidrogen dari air bisa terjadi dengan mudah namun membutuhkan energi yang besar. Jadi jika di kaji berdasarkan management energinya maka bisa dikatakan itu tidak sebanding...... tolong dihitung saja. trims
Einstein, Saya pikir untuk menjadi BBM setara hidrokarbon sangat sulit. Minyak mentah itu asalnya dari binatang-binatang kecil yang mati ratusan juta tahun yang lalu (bukan dinosaurus). Setelah memfosil ditambah tekanan tinggi di dalam bumi, terjadilah perubahan menjadi minyak bumi yang sekarang kita kenal. Untuk mengulang proses tersebut, perlu dikondisikan lingkungan yang sesuai, misalnya panas dan tekanan yang sama atau lebih tinggi dari yang terjadi pada mikroorganisme tersebut. Dan diperlukan waktu yang lama. Kita bahkan membutuhkan mikroorganisme untuk membuat minyak bumi, sesuatu yang bisa dikulturkan di dalam laboratorium, misalnya berupa basil atau bakteri, atau amuba, dsb. Sedangkan dari air kita cuma mendapat hidrogen, itupun juga sudah kuno metodenya, yaitu lewat proses elektrolisa, dimana air dialiri listrik sehingga terpisah antara hidrogen dan oksigen. Memproses hidrogen dengan karbon untuk mendapatkan hidrokarbon juga sulit, karena belum ditemukan persamaan kimia yang menggabungkan C dan H untuk menghasilkan CH tertentu.Yang paling realistis menurut saya adalah energi sel listrik, dan ini bisa diisi ulang.
Anak SMP, Salah kalee.... bukannya mau meremehkan temuannya, tapi mustahil menghasilkan energi dari hidrogen apabila didapat dari elektrolisis air, karena energi elektrolisis lebih besar dari energi pembakaran hidrogen (2H2 + 02 -> 2H20 adalah reaksi pembakaran, bukan reaksi nuklir). Kalo mau lebih dahsyat ya memang reaksi fusi nuklir antara 2 isotop hidrogen (deuterium + tritium -> helium + neutron), persis kayak reaksi di Matahari yang luar biasa itu. Masalahnya sampe sekarang kita blm bisa bikin reaktor fusi. Kalo konversi hidrogen dari panas matahari sih bisa aja, hanya saja banyak energi terbuang dalam proses konversi energi kalor menjadi energi kimia (alhasil tidak efisien).
wong jowo, hai cak jan jangan biasakan meremehkan temuan orang lain selama ini belum pernah lipi mempublikasikan temuan yang kayak gitu tapi begitu ada orang yang menemukan seolah 2 olah anda sudah tahu duluan. hargai lah temuan ornag lain dan jangan sirik ingat sirik tanda tak mampu kalau sudah ada yang bisa seakan - akan LIPI jauh lebih bisa padahal sebelumnya tidak pernah bisa melakukan apa - apa
Anak Kecil, Kimia-Fisika nda sekolah ya.... kalo anda sekolah anda bakalan temukan kuncinya untuk memisahkan hidrogen dan oksigen dengan energi rendah. Coba deh baca teori resonansi. pernah liat berita bahwa ada jembatan yang bisa hancur gara2 angin sepoi2 ...????!!!
Aan Permana, bapak2 professor LIPI,,,tidak ada yang tidak mungkin pak. semuanya mungkin terjadi dengan menggunakan teori resonansi dari atom itu sendiri. sebenarnya joko bukanlah orang pertama yang hilang ato bahkan sudah mati diluar sana, adalah Stanley A meyer yang mati diracun saat makan direstoran amerika pada tahun 1998. jadi anda sebagai ilmuwan jangan bilang tidak bisa sebelum mencoba. THX.
wong ndeso, lipi makan gaji buta aja lo....
srindil, Yah gw tau deh.. orang LIPI itu cuma pengen dapet pensiun yang lumayan kalo jadi status PENELITI UTAMA !!!. hasil risetnya..? ya dibuang jadi tumpukan sampah file di gudang. Gak heran... peneliti LIPI cuma mau pensiun karena itu hal yang terbaik yang mereka dapatkan. Kalo mau bikin penelitian, tentu mereka mikir2 lagi.. hasil penelitiannya bakalan diklaim punya negara dan dia gak dapat apa2... NEGARA MACAM APA INI..????? BUSUK !!!!
1 2


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).