Jakarta - Sudah menjadi tradisi. Jelang perhelatan akbar pemilu, ramai-ramai tokoh politik bicara lewat buku. Diskusi digelar dan sejumlah tokoh hadir. Hal ini dinilai cara yang efektif untuk menyampaikan gagasan.
( ndr / irw )
Komentar terkini (7 Komentar)
orang_miskin,
boro2 beli buku, perut aja keroncongan.
BERSAMA KITA BISA,
itulah slogan SBY-JK ketika pemilu 2004, rakyat menggantungkan harapanya dengan terbius slogan tersebut... but the fact is... "Bersama Kita Bisa MATI KELAPARAN (KHUSUS BAGI YG MISKIN SAJA)"... mau ngomong apa lagi ???? wong pemimpin diberi mandat untuk membuat terobosan solusi koq malah
geles cari2 kambing hitam keadaan yg membuat semua ini. gw jadi ingat ketika gw sedang mengikuti ujian SMU, ada teman gw yg sama2 menghadapi ujian itu, karena ujian itu adalah tingkat akhir bagi siswa SMU dan dilaksanakan secara nasional, maka tentu saja soal-soal yg harus dikerjakan adalah soal-soal yg memiliki mutu baik dan cukup membuat para siswa berpikir keras dan berkeringat dingin. dan si teman gw ini rupanya kesulitan untuk menghadapi soal-soal ujian itu, akhirnya setelah melalui berbagai cara dia terlihat sangat frustasi, DAN DIA BERCELOTEH KESANA KEMARI DIA KESULITAN MENGHADAPI SOAL-SOAL UJIAN ITU DAN INI BUKAN DIKARENAKAN DIA YANG BODOH (TIDAK BISA BERFIKIR) TAPI KARENA KEADAAN TINGKAT KESULITAN SOAL-SOAL ITU LAH YG DIANGGAPNYA MENJADI BIANGKELADI KETIDAKMAMPUAN DIA MENYELESAIKAN SOAL-SOAL UJIANNYA KARENA TERLALU SULIT DAN SEHARUSNYA MENURUT ANGGAPAN DIA YANG HARUS DISALAHKAN BUKANLAH KEMAMPUAN DIA MENGERJAKAN SOAL-SOAL ITU TAPI YANG HARUS DISALAHKAN ADALAH KEADAAN SOAL-SOAL UJIAN YANG DIBERIKAN ITU KENAPA HARUS SULIT-SULIT BANGETTT.... hahahaha, inilah sepenggal sejarah masalaluku ketika di bangku SMU Negeri Bangsri Jepara, gw jadi geli dengan sikap temenku itu... hehehehe... so, apa relevansinya dengan kenaikan BBM ini ??? ada relevansinya, yaitu, sikap pemerintah dalam menghadapi situasi ini... persis sama seperti sikap temenku SMU tadi... hihihihiihi
genjotrus,
Lewat buku? Eeiiiitt, nyindir ni ye! Tapi klo AR bilang bahua rakyat udeh klewat menderite, nah, siape mo beli bukunye? Sutiyoso kali! Wueeeh, salah sasaran dong! Kan calon saingan! Yeee, bener, saingan NDOWER! Adu BUNYI NYARING antara sesame TONG KOSONG!
didi,
mbah kakung atau mbah putri yang sudah manggung dulu, saat ini tidak perlu lagi muncul; beri kesempatan generasi muda untuk mimpin bangsa dan negara, ;yang tua2 sdh saatnya mendoakan yang muda lebih loyal dan intergritas yang tinggi untuk nusa bangsa bukan sekedar memupuk harta kekayaan
Amien Rais pun Ingkar Janji..!!,
Ingatkah dulu sewaktu Amien Rais gagal di putaran pertama Pilpres? Waktu itu, dengan gentle-nya mengakui kekalahan, serta dengan jiwa besar pula menyatakan tidak akan lagi mencalonkan diri menjadi Calon Presiden tahun 2009. Dan sekarang, rada-radanya doi mau tuk maju lagi jadi Capres. Intinya adalah, semua politikus kita tidak ada yang konsisten, semua berani untuk melanggar janjinya! Ayo siapa lagi yang akan terungkap kebusukan hati dan pikirannya..! Aku tunggu lho...
sri,
yah lagi-lagi popularitas :). strategi yang saat ini lagi pada cuci nama itu melalui iklan kek, or nyuruh orang bikin buku yang baik2 agar namanya jadi baik. setahu saya yang paling gencar adalah prabowo subianto, amin rais.... hayo siapa lagiii.... nyusul yukkkk... gus duorrr kali ya hehehehe:p. kalo dulunya jelek ya tetep jelek lahh....
bluestsky,
jadi mbah amien nerbitkan buku mo turun gunung nyalon lagi jadi ri 1 ya ? .... ah paling gugur di babak penyisihan lagi krena ada tambahan noda dana dkp